oleh

Selain Penganiayaan Terhadap Perawat RS Siloam, JT Dilaporkan Perkara Pengerusakan

LINGGAUPOS.CO.ID – Selain dilaporkan perkara penganiayaan terhadap perawat RS Siloam, ternyata JT, ayah salah satu pasien juga dilaporkan kasus pengerusakan oleh perawat lainnya, Ardana Raswara Permatasari (22), warga Jalan Merdeka Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba.

Dalam laporannya, korban mengatakan, pada saat keributan antara terlapor dan rekannya di salah satu kamar anak-anak RS Siloam Sriwijaya, Kamis (15/4/2021), sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, pelapor datang mengecek dan merekam dengan ponselnya penganiayaan yang dilakukan terlapor terhadap temannya. Namun, tiba-tiba terlapor merampas dan membanting ponselnya hingga rusak.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian satu unit ponsel merk Vivo V15 yang ditaksir Rp3,1 juta, lalu melapor ke Polrestabes Palembang.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah, membenarkan adanya laporan tentang pengrusakan tersebut.

“Laporannya sudah diterima dan ditindak lanjuti Unit Reskrim,” katanya, Jumat (16/4/2021).

Terkait informasi beredar tentang dugaan terlapor sebagai oknum polisi, Abdullah menjelaskan, terlapor bukanlah anggota polri.

“Informasi yang kita terima yang melerai adalah polisi. Coba nanti dicroscek sama reskrim, sebab masih dalam penanganan sat reskrim,” jelasnya..

Sebelumnya, viral di media sosial seorang perawat dianiaya oleh orang tua salah satu pasien di RS Siloam.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju kaos merah dan mengenakan topi putih, marah sambil menarik (jambak) rambu perawat tersebut.

Informasi beredar, pria tersebut marah lantaran infus anaknya mengeluarkan darah. Lalu minta di perbaiki dengan perawat (pelapor), namun entah apa sebabnya pria itu marah dan menganiaya perawat tersebut, dan merampas serta membanting ponsel perawat lainnya. (*)

Sumber: palpos.id

Rekomendasi Berita