oleh

Sekujur Tubuh Luka Bakar

Bupati Janji Tambah Mobil Damkar

LINGGAU POS ONLINE- Empat orang jadi korban kebakaran hebat di Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Jumat (11/9) malam. Keempat korban yang tubuhnya sempat terbakar itu adalah Lukman (55), istrinya Ida (53), anaknya Angga (21), serta tetangganya Reno (17). Mereka sempat dibawa ke Puskesmas Bingin Teluk. Namun, karena luka yang diderita cukup parah, maka malam itu juga mereka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Sobirin di Kota Lubuklinggau.

Tim medis Puskesmas Bingin Teluk mengungkapkan, korban Lukman mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya, terutama di bagian tangan, kaki dan badan. Sementara korban Ida mengalami luka bakar di bagian kaki, korban Angga mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan sebelah kanan, serta korban Reno mengalami luka bakar di bagian kaki.

Untuk tahu kondisi terkini Tim Linggau Pos berkunjung ke RSUD DR Sobirin, Sabtu (10/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Lukman dan Angga yang dirawat di Ruang Kelas II Cempaka yang ditemani keluarga dan kerabatnya.

Dari pantauan Linggau Pos, kondisi Lukman mengalami luka bakar yang cukup parah. Nyaris sekujur tubuh kena luka bakar hingga kakinya. Bahkan ia harus berbaring sedikit miring.

Begitupun korban Angga menerima luka bakar di bagian kedua kakinya dan beberapa luka bakar di lengannya.

Saat dikunjungi, Feri selaku anak tertua dari Lukman tidak banyak memberikan komentar, namun ia berharap terutama kepada pemerintah untuk memberikan bantuan terhadap keluarga yang saat ini sedang mendapati musibah.

“Untuk saat ini kondisi korban masih lemah dan masih drop, karena korban mengalami luka bakar yang cukup parah,” kata Feri.

Feri menambahkan, untuk saat ini tim Dinas Sosial (Dinsos) Muratara dan Polsek Rawas Ilir sudah membesuk orang tuanya.

“Tadi malam sudah ada yang datang dari Dinsos Muratara dan Polsek Rawas Ilir, ketika petugas datang mereka tidak banyak bertanya hanya datang melihat kondisi korban dan langsung memberikan semangat kepada korban,” terang Feri.

Saat ditanya soal musibah yang menimba keluarganya, Feri menjawab tidak tahu.

“Tiba-tiba saja kobaran api sudah memenuhi ruangan,” imbuhnya.

Feri juga meminta doa, agar korban segera diberikan kesehatan dan ketegaran.

##Bupati Janji Tambah Mobil Damkar

Sabtu (10/8) pagi, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat didampingi Ketua TP PKK, Lia Mustika Syarif menyambangi korban kebakaran di Kelurahan Bingin Teluk.

Ada juga tim dari Dinsos, Dinas Kesehatan (Dinkes), BPBD dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Warga yang menerima bantuan yakni Lukman (55) yang menempati rumah milik Alm Satoni (mertua Lukman), Juai (45) dan Wan (50) yang menempati rumah milik Alm. Tola serta Ansori alias Dom (60).

Syarif Hidayat mengatakan musibah ini merupakan musibah kita bersama. Bantuan yang diberikan, salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap korban kebakaran.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam ketika ada warganya yang tertimpa musibah. Salah satu bentuk kepeduliannya, memberikan bantuan berupa sembako, bantuan kesehatan dan lainnya terhadap korban kebakaran. Tujuan, untuk meringankan beban korban kebakaran. Bahkan, Bupati juga berkurban seekor sapi di lokasi kebakaran Minggu (11/8) ini.

Syarif Hidayat ikut prihatin atas musibah yang dialami oleh warga Kelurahan Bingin Teluk. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada dan berhati-hati dengan listrik. Pastikan, di rumah menggunakan kabel yang standar.

“Saya berharap kepada keluarga korban kebakaran yang mengalami musibah agar diberikan kesabaran dan ketabahan, kedepan semoga diberikan rezeki oleh Allah SWT, dengan jalan yang lebih baik dan banyak lagi,” harapnya.

Syarif Hidayat juga berjanji kedepan akan menambah mobil Damkar di setiap kecamatan, dalam upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran.

“Kedepan akan kita anggarkan untuk membeli mobil Damkar, sehingga ketika terjadi kebakaran tidak harus menunggu dari kabupaten,” jelasnya.

Sementara itu, Wan (50) salah seorang penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan kepadanya bersama korban kebakaran lainnya.

Untuk sementara penyebab kebakaran diduga berasal dari rumah Lukman yang kesehariannya menjual BBM Pertalite dan Solar. Juga Liquid Petrolium Gas (LPG). (yan/fji)

Rekomendasi Berita