oleh

Sekretaris Demokrat Muratara: Masih dalam Proses Mahkamah Partai

LINGGAU POS ONLINE –  Sekretaris DPC Partai Demokrat Muratara, Dedy menjelaskan untuk sementara posisi Wakil Ketua I DPRD Muratara yang seharusnya diisi anggota legislatif dari Partai Demokrat tidak diisi terlebih dahulu. Karena masih ada peselisihan mengenai siapa yang akan menduduki jabatan tersebut.

“Berdasarkan surat dari Mahkamah Partai No.11/MP/10/2019 tanggal 4 Oktober 2019, karena masih dalam penyelesaian Perselisihan Internal Partai (PIP) dengan nomor register 0014/PIP-MP/ 2019. Sampai ada keputusan lebih lanjut, maka posisi Wakil Ketua I belum ditetapkan,” jelasnya, Kamis (24/10/2019).

Namun, Dedy menjelaskan kemungkinan November persoalan ini akan selesai. “Insya Allah bulan depan sudah selesai. Sebab di internal ada mekanisme yang diikuti sesuai AD/ART Partai Demokrat,” jelasnya.

Seperti diketahui, unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara(Muratara) Periode 2019-2024, Kamis (24/10/2019) dilantik. Namun yang dilantik hanya dua, yakni Ketua DPRD dan Wakil Ketua II.

Pimpinan yang dilantik, Efriansyah S. Sos, dari Partai Gerindara sebagai Ketua DPRD Muratara, Devi Arianto dari PDIP, sebagai Wakil Ketua II DPRD Muratara. Wakil Ketua I yang harusnya diduduki anggota legistlatif dari Demokrat, belum dilantik.

Pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD Muratara tersebut, dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Lubuklinggau Mimi Haryani SH. Turut hadir menyaksikan pelantikan, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Dandim 0406/MLM Letkol Inf M Aan Setiawan, Perwakilan Kepolisian Kapolsek Rupit Akp Bakri Redi Cahyono, kepala OPD dan Camat.

Sekretaris DPRD Muratara, H Saidi menjelaskan, Wakil Ketua I belum dilantik karena masih ada persoalan internal di Partai Demokrat.  Ia menjelaskan bebrapa waktu lalu, telah sampai surat dari Mahkamah Partai Demokrat yang meminta agar tidak dilakukan pelantikan terhadap Amri Sudaryono meskipun SK DPP Partai Demokrat No.156 menujuk Amri sebagai Wakil Ketua I.

“Kami menghargai penyampaian Mahkamah Partai Demokrat, yang meminta agar tidak dilakukan pelantikan terlebih dahulu, sampai permasalahan antara Sukri Alkap dan Amri Sudaryono terselesiakan di internal partai,” kata ia.

Dilanjutnya, sementara menunggu sampaian hasil dari Mahkamah Partai Demokrat, jajaran pimpinan DPRD  Muratara akan dipimpin oleh Ketua dan Wakil Ketua II.

“Kami menunggu saja, dan waktunya tak terbatas, namun kita harapkan secepatnya, sementara kedua jajaran pimpinan yang akan memimpin DPRD Muratara, dan semua tak berpengaruh dengan kinerja DPRD,” tegasnya.(*)

Laporan Riena Fitri Maris

Rekomendasi Berita