oleh

Sekretaris Banwaslu Sumsel Bakal Disidang DKPP

Buntut Pengaduan Hendri

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU–Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu(DKPP) RI, Rabu(30/5) menjadwalkan sidang perdana perkara dugaan pelanggaraan kode etik yang dialami Hendri Almawijaya. Sidang ini digelar atas laporan Hendri Almawijaya, karena pemberhentian dirinya selaku Sekretariat Panwaslu Kota Lubuklinggau oleh Sekretaris Bawaslu Sumatera Selatan(Sumsel), Iriadi dilakukan secara sepihak.

Mantan sekretaris Panwaslu Kota Lubuklinggau, Hendri Almawijaya saat dihubungi koran ini, Jumat (25/5), mengakui dirinya sudah menerima surat panggilan sidang dari DKPP. Surat undangan sidang itu beromor: 1501/DKPP/SJ/PP.00/V/2018 tertanggal 24 Mei 2018, dengan agenda mendengarkan pokok pengaduan dari pengadu, jawaban teradu dan keterangan saksi.

Menghadapi proses persidangan, ia merasa optimis menang, karena pemberhentian yang dialaminya sepihak, dan itu melanggar Pasal 23, Pasal 25 ayat (1), (2), (3) dan (4) Peraturan Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor: 1 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan, Pemberhentian dan Pemindahan Kepala Sekretariat.

Hendri juga menilai tindakan yang sudah dilakukan Iriadi merupakan bentuk pelanggaran, sebagaimana dimaksud dalam pasal 2, pasal 3, pasal 5, pasal 9, pasal 10, pasal 11, pasal 12 dan pasal 15 dan Pasal 16 Peraturan Bersama Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilihan Umum, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum No. 13, No. 11, No.1 Tahun 2012 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum(Pemilu).

Sebab, pemecatan yang diterima Hendri Almawijaya dari Sekretaris Banwaslu provinso Sumsel,Iriadi, ketika dirinya sedang mengikuti Rapat Kerja Teknis Pengawasan Kampanye. Dan surat pemberhentian Nomor: :107/SK/SS/SET/KP.00/I/2018 Tertanggal Rabu (7/3) di Hotel Horison Kota Palembang.

Pemberhentian dirinya itu tanpa penjelasan dan tanpa alasan yang jelas, serta tanpa klarifikasi. “Jadi, jelas pemberhentian dirinya selaku Sekretaris Panwaslu Kota Lubuklinggau yang sudah terjadi membuat saya dirugikan,”kata Hendri Almawijaya.(01)

Rekomendasi Berita