oleh

Sekolah Wajib Punya Buku Penghubung

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Pendampingan orang tua dinilai penting. Terutama untuk sekolah-sekolah negeri, disarankan harus ada buku penghubung. Untuk bisa menghubungkan komunikasi orang tua dan wali kelasnya.

Hal ini diungkapkan Astuti Karya Dewi, Dosen STIE Musi Rawas yang kini sedang menuntaskan kepenulisan desertasinya tentang anak usia dini, Selasa (5/12).

Ibu yang pernah memimpin Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Lubuklinggau dua periode ini menjelaskan, menurut pengamatannya masih jarang sekolah negeri menerapkan sistem buku penghubung.

“Kalau PAUD dan sekolah swasta rerata sudah menerapkan ini. Sehingga bagaimana perkembangan belajar anak, sampai kendala anak dalam proses pembelajaran disampaikan dengan baik. Memang kendalanya saat ini, di sekolah negeri itu baik SD, SMP maupun SMA jumlah siswa per lokalnya lebih dari 32 orang. Jadi otomatis kesulitan wali kelas dalam memantau perkembangan masing-masing anak,” imbuh ibu yang akrab dipanggil Dewi ini.

Fenomenanya, tidak sedikit orang tua hanya hadir saat pertama kali menitipkan anak, dan saat anak perpisahan di akhir masa belajarnya.

“Karena tidak ada buku penghubung tadilah, jadi orang tua kadang tidak tahu ketika misal putranya bolos sampai satu minggu,” imbuh Dewi lagi.

Menurutnya, tidak ada kata terlambat. Jika sekolah mau melakukan ini, setidaknya bisa meminimalisir angka siswa bermasalah di sekolah.

“Juga mengefektifkan jalinan komunikasi antara orang tua dan wali kelas. Dengan begitu, akan muncul sinergi. Efeknya juga akan positif bagi perkembangan peserta didik itu sendiri,” jelasnya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita