oleh

Sekolah Rujukan yang Menarget Adiwiyata Mandiri

Kepala SMPN Megang Sakti Mutia Farida menunjukkan piagam penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional.

SMPN Megang Sakti

RASA syukur tak terkira, dihaturkan Kepala SMPN Megang Sakti Mutia Farida kepada Allah SWT. Atas pencapaian selama kepemimpinannya di SMPN Megang Sakti 2009- 2017 ini.

“Khusus tahun 2017, begitu banyak kemudahan yang Allah beri sehingga tercapai cita-cita kami. Seperti bisa menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Akhir Semester (UAS) sudah Computer Based Test (CBT). Disamping itu dari sisi akademik empat siswa yang lulus tahun ajaran 2016/2017 masuk 10 besar nilai tertinggi UN se-Kabupaten Musi Rawas. Mereka mengungguli nilai 5.931 peserta UN peserta UN S Tahun Ajaran 2016/2017,” papar Mutia Farida.

Belum cukup sampai di situ, 2 siswa diterima di SMAN Sumsel dan 4 orang diterima SMAN 17 Plus Palembang dan seorang alulmi juga diterima di SMAN Unggulan 3 Kayuagung.
“Dan menutup 2017 dengan prestasi sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Kami menerima penghargaan ini dari Kementerian Lingkungan Hidup,” paparnya.

Menurut Mutia, jika ingat tahun 2008 ketika mulai memimpin SMPN Megang Sakti, ia tak menyangka pencapaian tersebut bisa sepesat ini.

Sekolah yang berdiri tahun 1987 itu, sampai tahun 2008 belum tersentuh rehab dan ruangan belum ada yang berlantai keramik.

“Saat itu, tahun ajaran 2008/2009 siswa hanya ada 500 orang. Belum ada listrik dan banyak ruangan yang rusak dan sapi masuk lingkungan sekolah. Lapangan upacara becek kalau malam Senin hujan maka, Senin pagi tidak bisa upacara dan belum ada komputer. Selain itu, kelas belajar siswa tidak ada terali dan sering peralatan kelas hilang. Bahkan kegiatan ekskul masih kurang. Benar-benar atas kuasa Allah SWT SMPN Megang Sakti bisa menjadi sekolah rujukan, bahkan kini sudah menyandang status Sekolah Adiwiyata Nasional,” imbuhnya.

Menurut Mutia, yang membuat SMPN Megang Sakti berkembang pesat juga tidak terlepas dari semangat kekeluargaan dan meyakinkan masyarakat dan stake holder bahwa kita bisa lebih baik.

“Saya yakin, kalau diantara kita saling percaya dan rasa saling memiliki terhadap sekolah dan bekerja ikhlas pasti ada hasil. Alhamdulillah teman-teman guru dan staff kompak, semua yang kita sepakati harus kita wujudkan. Intinya jangan ngomong saja tapi tidak ada bukti. Itu sangat dihindari di sekolah kami,” jelasnya.

Dari penacpaian-pencapaian tadi, tahun 2018 Mutia Farida dan keluarga besar SMPN Megang Sakti akan berjuang meningkatkan nilai rata UN dan selain UNBK.

“Selain UAS CBT yang terealisasi ditahun 2017, target kami 2018 ulangan harian CBT juga. Kami juga akan melakukan beberapa persiapan menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Sekolah Sehat Tingkat Propinsi. Disamping tetap konsisten meningkatkan prestasi akademik dan non akademik,” imbuhnya. (05)

Komentar

Rekomendasi Berita