oleh

Sekolah Daring, SDN 18 Lubuklinggau Minta Dukungan Orang Tua

LINGGAUPOS.CO.ID- Pandemi yang tengah mewabah sejak akhir tahun 2019 membawa banyak dampak terhadap lini kehidupan. Tak terkecuali pendidikan. Banyak penyesuaian yang harus dilakukan di tengah kondisi yang serba tak pasti.

Pembelajaran yang seyogianya dilakukan dengan tatap muka, harus beralih menjadi mode daring dengan pemanfaatan berbagai aplikasi melalui akses internet.

Kepala SDN 18 Lubuklinggau, Hariatun Insiah kepada linggaupos.co.id mengatakan SDN 18 Lubuklinggau tetap melaksanakan pembelajaran daring, sesuai dengan aturan pemerintah Kota Lubuklinggau.

SDN 18 Lubuklinggau untuk tahun ajaran 2020/2021 tetap melaksanakan aturan protokol covid19 yakni seperti cuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer, wajib pakai masker, dan dilakukan cek suhu tubuh dan tetap jaga jarak.

Hariatun menambahkan ada beberapa hal yang harus disampaikan terkait pembelajaran daring kepada orang tua wali murid pihaknya mengundang murid atau orang tua untuk hadir dengan agenda pengambilan buku pelajaran dan memberikan nomor ponsel guru-guru dan kepala sekolah untuk metode pembelajaran daring.

“Orang tua wali atau murid yang hadir untuk pengambilan buku, dan pengumpulan nomor ponsel orang tua untuk keperluan pembelajaran daring,”ungkapnya.

Ia menambahkan untuk orang tua murid yang memiliki telpon pintar siswanya bisa langsung melaksanakan pembelajaran daring dan untuk yang tidak memiliki telpon pintar siswa bisa langsung ambil tugas disekolah,” jelasnya.

Hariatun mengatakan jika guru-guru SDN 18 Lubuklinggau juga sudah melaksanakan pelatihan pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi Google Classroom.

“Pembelajaran daring disekolah ini memakai aplikasi Google Classroom, dan guru-guru kita juga sudah mengikuti pelatihan dan Insya Allah akan melaksanakan pembelajaran daring ini dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Untuk siswa baru tahun ini,  murid baru SDN 18 Lubuklinggau tahun ini berjumlah 75 siswa, dan akan dibagi ke dalam 3 Rombongan Belajar (Rombel). Hariatun berharap semoga kegiatan pembelajaran daring ini, ia meminta dukungan orang tua siswa, agar bisa berjalan secara efektif dan efisien dan guru atau siswa tetap semangat melaksanakan kegiatan belajar mengajar walaupun secara daring.(*)

Rekomendasi Berita