oleh

‘Sejukan’ Tahun Politik

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Memasuki tahun politik, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lubuklinggau adakan rapat koordinasi forum diskusi politik. Rapat dilaksanakan di Ballroom Hotel Sempurna, Kamis (19/4).

Usai pembukaan, Kepala Kesbangpol Kota Lubuklinggau, Edi Rogiansyah mengatakan diskusi politik ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta, untuk bersama-sama menjaga stabilitas serta ikut berperan dalam setiap Pemilihan Umum (Pemilu). Baik pada Pilkada serentak tahun 2018, maupun saat Pileg dan Pilpres tahun 2019 mendatang.

“Makanya peserta yang kita undang adalah ketua serta pengurus Partai Politik (Parpol), yang mendapat kursi di DPRD pada Pileg tahun 2014 lalu. Yakni ada 60 peserta, dari 10 Parpol. Kita menginginkan, setidaknya mereka memahami kalau menyukseskan Pilkada tidak hanya pemerintah dan penyelenggara, namun juga butuh peran aktif dari mereka selaku pengurus Parpol. Selain itu juga mengenai peraturan tentang Parpol, termasuk mengenai pendaftaran hingga pemberitahuan keberadaan Parpol di daerah,” kata Edi, sapaan akrabnya.

Pihaknya pun mengundang narasumber, yang berkompeten dibidangnya.

“Ada empat narasumber kita hari ini. Pertama Kasubid Pemilu Kesbangpol Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Irwan Ridwan. Lalu Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri, BKD Kota Lubuklinggau serta dari Kesbangpol Kota Lubuklinggau. Kita berharap semua materi yang disampaikan, bisa dipahami oleh seluruh peserta,” ungkapnya.

Sementara itu Penjabat Walikota Lubuklinggau, Riki Junaidi yang membuka acara tersebut mengungkapkan, kegiatan ini harus diikuti dengan baik oleh peserta.

“Kegiatan ini tentunya agar kesejukan tahun politik tetap terjaga.

Butuh peran kita bersama, untuk menjadikan stabilitas keamanan di tahun politik. Karena tolak ukur suksesnya Pemilu dilihat dari, pertama tingkat partisipasi pemilih harus meningkat mencapai 85 %. Angka ini terwujud jika seluruh pihak, turut menyosialisasikan agar yang terdaftar DPT bisa memberikan hak suaranya, termasuk pengurus Parpol. Kedua Pilkada harus bermartabat.

“Ketiga, pastikan semua terdaftar dalam DPT. Ingat, pilihan boleh berbeda, kesatuan dan persatuan tetap dijaga,” pesannya. (13)

Rekomendasi Berita