oleh

Segera Data Ulang LSM dan Ormas

MUSI RAWAS – Sedikitnya 63 Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) wilayah Musi Rawas (Mura) terdaftar. Hal itu dipastikan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mura, H Amra Muslimin melalui Kabid Ketahanan Ekonomi Seni Budaya Agama dan Kemasyarakatan, H Paisal kepada koran ini, Minggu (27/1).

Dari jumlah tersebut yang masih aktif 40 (lihat tabel, red), selain itu ada 23 diantaranya untuk diminta segera mengurus masa berlakunya kembali, karena telah habis masanya. Yaitu, LSM Melati, Forum Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan dan Pertanian, Kritik Kontrol Sosial Independent Sumsel, Forum Rakyat Peduli Kejujuran Sumsel, Lembaga Peduli Pembangunan dan Pendidikan, Lembaga Kajian Pembangunan Nasional, LSM Kelestarian Adat Pemberdayaan Alam Lestari, Lembaga Pelatihan Pengembangan Pendidikan Pemuda Mura, LSM Generasi Tuah Negeri.

Serta Yayasan Haji Sabih Geonadjaya Dikoesoemah, Front Perlawanan Rakyat, Lembaga Dagwa Islam Indonesia, Lembaga Misi Perjuangan Aspirasi Rakyat Indonesia, Yayasan Mutiara Al-Quran, Perserikatan Muhammadiyah, Forum Masyarakat GTI Menggugat, Lembaga Peduli Lingkungan Hidup, Forum Peduli Pendidikan Anti Narkoba.

Kemudian, Asosiasi Kontraktor Nasional, Ikatan Keluarga Mahasiswa Megang Sakti, Asosiasi Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Perdesaan Silampari, Yayasan Semai Riszky Indonesia dan Organisasi Koperasi Buruh Indonesia.

Menurutnya, dalam waktu dekat melalui tim Terpadu Pengawas Ormas dan LSM pihaknya akan melakukan pendataan ulang Ormas dan LSM yang ada di Mura. Sehingga  diketahui berapa sebenarnya jumlah Ormas dan LSM yang masih ada berlakunya, serta sudah ilegal yang terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Mura.

“Tim Terpadu Pengawasan Ormas dan LSM bukan hanya dari Kesbangpol saja. Tapi, akan melibatkan beberapa unsur terkait,” kata Paisal.

Tim Terpadu itu, yakni mulai dari Bupati Mura, Wakil Bupati Mura, Sekda Mura, Kapolres Mura, Dandim 0406, Kajari Lubuklinggau, Kasat Intelkam Polres Mura, Korwil Badan Intelijen Negara Mura, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kasi Intel Kodim 0406, Kabag Hukum dan Camat se-Kabupaten Mura.

“Kegiatan pembinaan itu dilakukan, untuk pemberdayaan Ormas dan LSM. Agar dapat meningkatkan kinerja, serta menjaga keberlangsungan para Ormas,” ucapnya.

Ditambahkan, jika saat validasi data nanti ditemukan Ormas dan LSM dengan data yang kurang lengkap. Maka pihaknya akan lakukan pembinaan. (dlt)

Rekomendasi Berita