oleh

Segera Berdiri Rumah Sakit NU

 

Rais Aam PBNU Prof. DR KH Ma’ruf Amin, didampingi Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe menandatangani prasasti tanda diresmikannya Gedung NU di Kelurahan Petanang Ilir, Kamis (21/12).

Resmikan Gedung NU dan Buka NU Mart

KEDATANGAN Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. DR (Hc) KH Ma’ruf Amin ke Kota Lubuklinggau, Kamis (21/12) melakukan sejumlah agenda.

Pertama, didampingi Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar, dan Ketua Pengurus Cabang NU Kota Lubuklinggau DR KH Ahmad Mansur, Prof. DR (Hc) KH Ma’ruf Amin meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit NU. Di Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Usai dijamu sarapan bersama di Rumah Dinas Walikota, Prof. DR (Hc) KH Ma’ruf Amin diboyong menuju Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I untuk meresmikan Gedung NU Kota Lubuklinggau. Barulah setelah itu, ia mengisi tablig akbar di Rumah Dinas Walikota Lubuklinggau, yang dihadiri lebih dari 3.000 Nahdliyin.

Tablig akbar diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ust H M Tabrani.

Pada kesempatan itu, KH Ahmad Mansur mengaku sangat bersyukur sejak memimpin NU tahun 2014 seluruh kegiatan NU Kota Lubuklinggau berjalan dengan baik. Awalnya, ia melakukan penguatan-penguatan. Kini organisasi ke-NU-an seluruhnya aktif.

“Semua ini tidak terlepas dari kebaikan serta dukungan Pak Walikota kita ini. Seluruh kegiatan NU beliau dukung,” terangnya.

Tanpa dukungan Pak Wali, terang KH Ahmad Mansur belum tentu NU Lubuklinggau bisa punya gedung, akan mendirikan Rumah Sakit, bahkan sudah memiliki NU Mart di 72 kelurahan se-Kota Lubuklinggau.

“Oleh karena itu kami NU Lubuklinggau, dengan seyakin-yakinnya hanya NanSuko yang bisa memimpin Kota Lubuklinggau,” jelas Ahmad Mansur.

Ia juga mengabarkan, pendirian RS NU juga tidak terlepas dari kebaikan Sugeng Hadi Prayitno yang menghibahkan 1,5 hektar lebih untuk membangun Rumah Sakit NU.

Dalam waktu dekat, RS NU ini akan dibangun PT Mika (BUMN) yang beberapa waktu lalu sudah disurvei.

“Insya Allah dalam waktu dekat dimulai pembangunan gedung NU. RS ini nantinya juga diintegrasikan dengan Rumah Rehabilitasi Narkoba. Sehingga proses rehabilitasi pecandu narkoba di Indonesia, yang ingin dirawat dan direhab bisa ke Kota Lubuklinggau, yaitu ke RS NU,” jelasnya.

Pada momen yang sama juga, Lembaga Penasihat Adat Kota Lubuklinggau menganugerahkan gelar kepada Prof. DR KH Ma’ruf Amin, sebagai Pangeran Syayid Peto Endah yang maknanya ‘guru besar yang mengajarkan kebaikan’.

Hal ini membuat Prof. DR KH Ma’ruf Amin terkejut sekaligus terharu. Maka ia mengungkapkan, dengan dianugerahkannya gelar ini menjadi pengingat baginya juga masyarakat untuk senantiasa ‘ Mengucapkan kalimat yang baik. Atau jika tidak bisa lebih baik diam saja’.

Prof. DR KH Ma’ruf Amin mengungkapkan kesyukurannya, H SN Prana Putra Sohe yang telah resmi dibaiat sebagai Kader NU 2016 lalu memberikan dampak besar bagi kemajuan NU di Kota Lubuklinggau.

“Hebatnya NU di kota ini, ternyata tidak terlepas dari peran Pak Wali. Oleh karena itu, kalau bisa Walikota kita ini jangan diganti-ganti. Kita doakan beliau bisa memimpin Lubuklinggau hingga 2023 mendatang. Lalu kita lebih semangat lagi mendoakan agar setelah 2023 bisa menjadi Gubernur Sumsel. Jadi bangga kita sebagai NU,” imbuhnya.

Di hadapan ribuan umat, Prof. DR KH Ma’ruf Amin mengingatkan agar Nahdliyin melakukan kebaikan, menjaga tradisi yang baik-baik, dan melakukan perbaikan-perbaikan secara berkelanjutan ke arah yang lebih baik.

“Saya lihat itulah yang sedang dilakukan NU Lubuklinggau ini. Dan pesan saya, dari masing-masing diri Nahdliyin, harus bisa menduniakan Alquran,” jelasnya.

Ia juga meminta NU tidak boleh statis. Tapi harus dinamis. Jadi kalau NU diam, bukan NU namanya.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan MoU dengan Owner SM Group Hindra Sumarjono dan Bulog Dirve Lubuklinggau yang telah mendukung penuh berdirinya NU Mart.

Dibukanya NU Mart, terang Prof. DR KH Ma’ruf Amin merupakan bagian dari upaya NU Lubuklinggau dalam melakukan perbaikan-perbaikan ekonomi. Karena itu ia mengajak Nahdliyin membangun ekonomi Indonesia dengan pemberdayaan ekonomi umat.

“Makanya saya bangga ada NU Mart ini. Ke depan orang NU harus beli di NU Mart. Selain organisasi Islam, ponpes juga harus bisa jadi pemberdayaan ekonomi umat,” imbuhnya.

Usai tablig akbar, dilakukan Kirab Aswaja sekaligus Aksi Bela Palestine di Taman Kurma Masjid Agung As-Salam Lubuklinggau.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita