oleh

Sedang Tidur Nyenyak, Mulgi Diringkus

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Sedang nyenyak-nyenyaknya tertidur tiba-tiba Mulgi alias Mugi (24) ditangkap anggota Satuan Reskrim Polres Musi Rawas. Penangkapan tersangka sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (21/11).

Tersangka asal warga Dusun Teladan, Desa Mulyo Harjo, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas diringkus polisi lantaran diduga telah melakukan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) terhadap Yohanes Yoman (34) warga Desa Ngestiboga, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas di Jalan Kebun Sawit PT Perkebunan Hasil Musi Lestari (PHML), sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (11/3/2014).

Kapolres Musi Rawas, AKBP Pambudi melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto didampingi Kanit Pidum, Ipda Bertu Haridyka saat ditemui di Mapolres Musi Rawas membenarkan telah meringkus tersangka, Mulgi alias Mugi.

“Kami ringkus tersangka saat sedang tertidur nyenyak di rumahnya,” kata AKP Wahyu Setyo Pranoto didampingi Ipda Bertu Haridyka, Selasa (21/11).

AKP Wahyu Setyo Pranoto menjelaskan, tersangka Curas ini sengaja kami ringkus saat tengah malam sedang tertidur nyenyak di rumahnya. Namun sebelum diringkus kami memastikan terlebih dahulu bahwa tersangka berada di rumahnya.

Setelah dipastikan tersangka berada di rumahnya hasil dari informasi warga, kami langsung meringkusnya dengan cara masuk rumah tersangka dari depan mendobrak pintu rumahnya.

“Selanjutnya saat pintu terbuka, anggota langsung masuk ke rumah dan ke kamar tersangka, kebetulan tersangka sedang tertidur nyenyak, anggota pun langsung meringkus tersangka dan digiring ke Mapolres Musi Rawas tanpa melakukan perlawanan,” jelas Ipda Bertu Haridyka.

Lebih lanjut Ipda Bertu Haridyka menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi LP / B-04 / III / 2014 / SS / Res Mura / Sek Jaya Loka, tanggal 11 Maret 2014. Sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (11/3/2014) lalu di jalan setapak kebun sawit PT PHML di Desa Ngestiboga, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas telah terjadi tindak pidana curas yang dialami Yohanes Yoman.

Kejadian terjadi saat korban sedang memanen buah sawit, kemudian motor korban diletakkan di pinggir jalan. Kemudian korban mendengar suara motor milik korban sudah dibawa lari oleh dua Orang Tidak Dikenal.

Lalu korban bersama warga melakukan pengejaran dan penghadangan dari depan jalan. Tetapi saat menghadang salah satu tersangka langsung mengancam dengan menggunakan Senjata Api Rakitan (Senpira).

Karena korban takut dan langsung menghindar, pelaku langsung melarikan diri ke arah Desa Kertosono. Akibat kejadian tersebut korban kehilangan satu unit motor Honda Revo Nopol BG 5690 GM yang apabila ditaksir dengan uang sekitar Rp 5 juta.

“Kemudian korban melapor ke polisi, berharap sepeda motor dan tersangka berhasil diringkus,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita