oleh

Sebulan Tiang Listrik Miring

Khawatirkan PKL dan Pengguna Jalan

LINGGAU POS ONLINE, PASAR PEMIRI – Lagi, tiang listrik milik PT PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Lubuklinggau kondisinya miring. Salah satunya yang kembali dikeluhkan warga, yakni tiang listrik di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Menurut warga setempat, kondisi tiang listrik ini sudah miring sudah cukup lama, yakni lebih kurang satu bulan yang lalu. Sampai saat ini, warga pun tidak mengetahui penyebab tiang tersebut miring.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang penjual mainan yang berjualan tepat di depan tiang tersebut, Suhardi (30) mengungkapkan, sejak tiang listrik tersebut miring, pihaknya sering merasa was-was dan khawatir.

“Tiang ini sudah sangat miring, dan bisa sewaktu-waktu membahayakan Pedagang Kaki Lima (PKL), yang berjualan di depannya. Bagaimana kalau tiang itu roboh dan memakan korban. Siapa yang mau tanggung jawab,” tegas Suhardi, Selasa (26/12).

Sampai saat ini, Suhardi mengaku, belum ada tindak lanjut dari pihak PLN untuk memperbaiki tiang tersebut.

“Saya berharap PLN segera memperbaiki tiang listrik tersebut, karena sangat berbahaya,” tegasnya kembali.

Hal senada disampaikan oleh Ayu Lestari (26), karyawan toko sepatu yang juga merasa khawatir, lantaran tempatnya bekerja, tepat di depan tiang listrik tersebut.

“Miringnya tiang listrik tersebut lebih kurang satu bulan terakhir ini, penyebabnya saya tidak tahu,” ungkapnya.

Kebanyakan para penjualan kaki lima di sekitar lokasi tersebut, merasa takut akibat tiang listrik itu miring.

“Ya, kami para penjualan di sekitar lokasi di sini merasa was-was juga, takut suatu saat roboh, karena di sini setiap harinya selalu ramai,” ujarnya

Ia berharap, secepatnya ada perbaikan mengenai tiang listrik miring tersebut, kalau roboh takut memakan korban.

Sementara itu pimpinan PT PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Lubuklinggau, Arham Ginting saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya akan segera melakukan survei, untuk melihat kondisi yang dikeluhkan oleh warga tersebut.

“Kami segera mengecek dulu kondisi di lapangan. Ketika memang sudah membahayakan, maka akan segera kita ganti dengan tiang yang baru,” ungkapnya. (CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita