oleh

Sebelum Tewas, Korban Minta Tersangka Sampaikan Pesan

LINGGAU POS ONLINE – Petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, Rabu (22/5) sekitar pukul 13.30 WIB menggelar rekonstruksi pembunuhan Wiwik Wulandari (13) warga Jalan Mahoni Blok B RT.5 Prumnas Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Tersangka Al (16) warga Al (16) warga Jalan Garuda RT.2 Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat I, memerankan 20 adegan dalam rekonstruksi itu.

Rekonstruksi dilaksanakan di halaman Mapolres Lubuklinggau dipimpin Kaur Bin Ops Reskrim, Iptu Sudarno dan Kanit Pidsus, Iptu Nyoman.

Juga hadir Jaksa dari Kejari Lubuklinggau, Rahma SH dan Sumarhetri SH, serta kuasa hukum tersangka Edward Antoni SH,MH dan ayah tersangka.

Terkait reka ulang kejadian ini, Kanit Pidsus Iptu Nyoman menjelaskan keterangan tersangka tidak ada yang berbeda dengan adegan rekonstruksi.

“Rekonstruksi ini, juga untuk kelengkapan berkas sebelum dilimpahkan ke Jaksa,” jelasnya.

Sementara itu kronologis kejadiannya, sesuai tahapan rekonstruksi, diawali tersangka datang ke kediaman korban, yakni Jumat (17/5) sekitar pukul 11.30 WIB.

Tersangka Al hendak mencari ayuk korban, Teti Sutrisnawati. Tujuannya untuk meminjam uang. Namun bertemu dengan korban Wiwik yang berada di teras rumah sepulang sekolah, jarak keduanya tidak terlalu jauh, Wiwik di teras sementara Al di luar pagar. Dalam percakapan itu, korban sempat memukuli korban.

Tidak bertemu dengan Teti, Al pun pamit hendak ke rumah nenek guna meminjam uang. Mendengar tersangka ingin ke rumah neneknya, korban pun ingin ikut.

Saat berjalan kaki, korban yang berjalan di belakang sesekali memukuli tersangka, karena itulah keduanya terlibat cekcok mulut. Saat keduanya cekcok saling pukul, sempat terpantau Closed Circuit Television (CCTV) dan terlihat saksi Susilawati yang mengumpulkan buah kakao.

Sampai di jalan setapak RT.4 Kelurahan Lubuk Tanjung, korban menghina tersangka dengan kalimat, “banci lelet nian kau ni,” dan menghina anak miskin.

Tersangka yang habis kesabarannya langsung membekap mulut korban menggunakan tangan kanan, sedangkan tangan kirinya menahan korban yang membalas dengan menjambak dan memukul menggunakan sandal.

Keduanya terus saling menyakiti, tersangka mendorong kepala korban, sedangkan korban menarik kepala tersangka.

Korban yang terus melawan memukuli badan tersangka, sambil menghina tersangka. Membuat tersangka semakin emosi, menggunakan tangan kirinya ia mengambil pisau yang dibawanya.

Menggunakan tangan kiri, tersangka menusuk perut korban yang saat itu masih menjambak rambut tersangka dengan kuat. Pada tusukan kedua di perutnya, barulah korban melepaskan jambakan rambut tersangka.

Saat itulah korban sempat meminta maaf kepada tersangka. Tersangka yang sudah sangat emosi langsung mengatakan “sudah terlambat,” serta menambah tusukan ketiga kalinya di perut korban.

Tersangka Al kemudian mundur, ia korban bersandar di pohon sambil memegangi perutnya. Al pun beranjak pergi meninggalkan Wiwik, namun korban sempat meminta tersangka menyampaikan pesannya kepada Uwaknya.

Namun tersangka langsung menjawab “Nanti kalau ingat,” kemudian tersangka meninggalkan korban. Saat ditinggalkan, korban masih dalam keadaan bernafas.

Al langsung menyuci tangannya tidak jauh dari lokasi. Usai mencuci tangan, ia melihat korban sudah berposisi tengkurap di saluran air. Selanjutnya, Al membuang pisau ke rawa dan pulang.

Sekitar pukul 14.00 WIB, saksi Ali Hanafiah melintas sepulangnya dari kebun. Ia menemukan korban yang susah tidak bernyawa di siring yang tertutupi oleh rerumputan liar.

Ali langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat untuk melaporkan ke pada pihak kepolisian.

Sementara itu tersangka sampai di rumah, ia mendapati ibunya sedang Salat Zuhur. Al langsung mencuci pakaiannya, karena dipenuhi dengan bercak darah korban.

Ia selanjutnya mengemasi pakaiannya. Saat pergi membawa tas ransel, adiknya yakni Ad sempat melihat kepergian kakaknya.
Al menuju ke rumah Dewi Murni, ibu dari teman tersangka. Bertujuan untuk meminjam uang, karena tersangka ingin pergi ke Jakarta. Namun ia batal ke Jakarta dan Sabtu dini hari diamankan petugas. (cw4)

Rekomendasi Berita