oleh

Sebelum Lahan Pertanian Habis Dialifungsikan

Pembahasan Ulang Raperda PLP2B Jangan Hanya Wacana

Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas Yudi Fratama menegaskan, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) segera dibahas ulang. Pembahasan Raperda direncanakan, akan dilaksanakan pada November atau Desember mendatang.

Laporan Riena Fitriani Maris, Musi Rawas

Penegasan ini diungkapkan Yudi, lantaran adanya desakan masyarakat terutama petani di Kabupaten Musi Rawas, agar Raperda tentang PLP2 segera dibahas ulang. Dengan harapan tidak ada lagi lahan pertanian, yang dialihfungsikan untuk Rumah Toko (Ruko).

“Kita (DPRD, red) sedang fokus untuk persiapan pembahasan APBD induk 2018. Kita fokus, pembahasan pra anggaran. Sementara pembahasan ulang Raperda akan kita lakukan, bersamaan dengan pembahasan Raperda lainnya, yang insya Allah jadwalnya ada di November atau Desember nanti,” tegas Yudi.

Menanggapi hal ini, petani yang sebelumnya memang sudah menginginkan agar Raperda ini dibahas menyambut baik. Dan berharap tidak hanya sekedar wacana, namun betul-betul direalisasikan.

“Jangan wacana saja, tapi tidak dilaksanakan. Bagus, kalau sudah ada penegasan atau komitmen dari anggota dewan. Artinya, aspirasi kami didengarkan mereka,” ungkap Dino, salah seorang petani di Kecamatan Tugumulyo.

Desakan ini diungkapkannya, semata-mata lantaran mereka khawatir lahan pertanian akan habis lantaran dialihfungsikan.

“Sebelum lahan pertanian kita habis. Kasihan petani, bisa kehilangan pekerjaan kalau itu yang terjadi,” tegasnya.

Ia yakin, ketika dibahas ulang maka akan menemukan solusi terbaik mengenai jarak yang menjadi penyebab ditundanya pembahasan Raperda ini.

“Kalau hanya masalah jarak bisa dibicarakan lagi. Yang terpenting, bagaimana kedepannya tidak ada lagi alih fungsi lahan,” tegasnya kembali. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita