oleh

SDN Desa Terpencil di Musi Rawas Miliki Paskibra

LINGGAU POS ONLINE – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kembang Tanjung Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas melaksanakan peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI seperti sekolah-sekolah lainnya.

Kendati sekolah ini terletak di salah satu desa terpencil di Kabupaten Musi Rawas, mereka memiliki Pasukan Pengibar Bendera (Pakibra) yang terdiri delapan orang siswa dan siswi sekolah tersebut.

Desa Kembang Tanjung termasuk kategori terpencil karena sampai dengan saat ini belum mendapatkan pasokan listrik, juga tidak ada sinyal telepon, serta salah satu desa diujung yang berbatasan dengan Kabupaten Empat Lawang.

Kepala SDN Kembang Tanjung Mulyadi kepada Linggau Pos Online menjelaskan yang menjadi Pakibra adalah siswa dan siswi kelas IV, V dan VI. “Kami melatih mereka sekitar tiga minggu. Akhirnya saat acara puncak mereka bisa menjalankan tugas dengan baik,” ia bercerita.

Adanya paskibra ini, Mulyadi menambahkan sudah tahun kedua SDN Kembang Tanjung memiliki Pakibra. Tahun-tahun sebelumnya tidak dilaksanakan, karena terkendala biaya untuk seragam.

“Kami mendapatkan sumbangan dari relawan yang datang ke Kembang Tanjung. Makanya sekarang bisa dilaksanakan,” tambahnya.

Diakuinya, seragam yang dikenakan sederhana, yakni kemerja putih lengan panjang bersama celana/rok putih yang panjang. Ditambah dengan kerudung untuk siswi, serta peci dan kacu warna merah.

Sementara itu mengenai SDN Kembang Tanjung, Mulyadi menjelaskan mereka memiliki 64 orang siswa dari kelas I hingga VI. “Sementara guru kami tidak kekurangan, karena saat ini ada dari Indonesia Mengajar, serta ada mahasiwas KKN dari Unmura,” ceritanya. (*)

Laporan Endang Kusmadi

Nonton videonya di sini

Rekomendasi Berita