oleh

Sayangkan Kurangnya Dukungan Dispora

LINGGAU POS ONLINE, KARANG DAPO – Saat ini sedang berlangsung seleksi olahraga basketball tingkat nasional untuk masuk tim Nasional Usia 16 (U-16) Jakarta Pusat. Meski begitu, menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi orang tua dan pihak sekolah, bila anak mereka terpilih mewakili daerah jadi Tim U-16 ini.

Hal itulah yang saat ini dirasakan wali siswa SMPN Karang Dapo yang kemarin melepas keberangkatan anak-anak mereka untuk mengikuti seleksi Tim Basket-U16 di Kantor Camat Karang Dapo, Senin (27/8). Pelepasan yang dilakukan Kepala SMPN Karang Dapo Harnila Royani ini juga dihadiri Camat Karang Dapo, Sekretaris Dispora dan Kades setempat.

Menurut Harnila Royani, keberangkatan calon peserta seleksi atlet nasional Basket Ball U-16 tersebut tidak semulus dan sesuai harapan. Harnila menjelaskan, karena ia merasa kurang didukung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Muratara dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

“Terbukti, sampai dengan pelepasan hari ini (kemarin,red) support dana dari Dispora tidak ada sama sekali. Padahal apabila mereka lulus dan menjadi salah satu atlet Tim Nasional tentu akan mengharumkan nama Kabupaten Mutatara,” tutur Harnila Royani.

Ia menyayangkan sikap Dispora tersebut.

“Kendati pemerintah tidak membantu, namun kita memberangkatkan anak-anak kita dengan dana seadanya itu juga dibantu oleh orang tua yang tidak bisa memutuskan harapan para anak mereka dalam mengikuti seleksi tersebut dengan melakukan iuran untuk ongkos keberangkatan,” jelas Harnila Royani.

Menurut Harnila, yang sangat dibutuhkan oleh para anak-anak yakni operasional transportasi pulang pergi ke Jakarta, dan biaya makan selama perjalanan. Sementara setelah tiba di lokasi seleksi seluruhnya ditanggung oleh panitia.

“Tahu sendiri dalam hal biaya keberangkatan dan makan selama perjalanan baik pada saat keberangkatan dan pulang itu menjadi tanggungan kita sendiri, kecuali dilokasi seleksi semua panitia yang menjamin, InsyaAllah hari ini anak-anak diberangkatkan menggunakan kendaraan sekolah menuju Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang,”terang dia.

Mudah-mudahan, upaya pihaknya untuk mengikut sertakan ketujuh pelajar dapat hasil yang baik. Sehingga mereka dapat memberikan kebanggaan bagi daerah khususnya kepada pribadi masing-masing.

“Walaupun sampai saat ini Dispora tidak mensupport tapi kita optimis anak-anak kita dapat mengharumkan nama daerah, seandainyapun mereka gagal tapi menjadi sejarah dan pengalam bagi anak-anak kita yang sudah ikut langsung pada seleksi tim nasional basket ball di Jakarta,” imbuh Ani.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Muratara, Erwin Abd Karim yang diwakili oleh Sekretaris, Syarmidi membantah keras kalau pihaknya tidak mensupport kegiatan anak-anak SMPN Karang Dapo untuk mengikuti seleksi di Jakarta.

Menurutnya, Dispora sudah membantu dalam segi sarana olahraga, dan hari inipun turut mengikuti pelepasa para siswa-siswi tersebut.

“Tidak benar kalau pemerintah tidak mendukung akan kegiatan tersebut, kita sudah membantu dalam hal sarana, hari ini juga kita hadir melepas walaupun tidak sampai selesai karena acara diundur guna harus menunggu anggota DPRD,”sebut dia.

Syarmidi menegaskan, keberangkatan tersebut atas nama klub basket ball SMPN Karang Dapo, bukan dari program Pemkab dalam hal ini program Dispora. Jadi untuk bantuan yang sifatnya uang tentu tidak ada, adapun itu mungkin sifatnya pribadi.

“Beda kalau itu program Dispora, maka akan didukung penuh, kami juga mengingatkan agar jangan sampai ada anak-anak disana terlantar, dan berimbas citra daerah,”pesan Syarmidi.(12)

Rekomendasi Berita