oleh

Saya Siap Ambil Resiko

LINGGAU POS ONLINE, DEMPO – Jajaran Polres Lubuklinggau menyambut Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar setelah menggantikan AKBP Hajat Mabrur Bujangga. Kemarin, dilaksanakan upacara Farawel Parade Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Mapolres Lubuklinggau, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (4/12).

AKBP Sunandar mengatakan, sebagai orang baru di Kota Lubuklinggau dan jabatan baru sebagai Kapolres Lubuklinggau, ia berharap dan memohon untuk diterima di Lubuklinggau. Dirinya siap tugas ke depan sebagai pimpinan di Mapolres Lubuklinggau.

“Saya berharap diterima dan siap mengabdi di Mapolres Lubuklinggau,” kata Sunandar, Senin (4/12).

Tanggung jawab pertama yang akan dilaksanakannya adalah menggelar Operasi Lilin maupun pengamanan tahun baru. Juga pengamanan Pemilihan Walikota Lubuklinggau dan Gubernur Sumatera Selatan 2018. Walaupun sebenarnya, tugas itu berat tentunya harus ada dukungan dan kerjasama sesama kita melalui solidaritas.

“Jadi bukan hanya tugas saya dan anak buah saya, tapi solidaritas wartawan melalui media sosial, media cetak serta dukungan masyarakat tentunya tidak akan terwujud dan terlaksana dengan baik,” jelas AKBP Sunandar.

Kapolres menjelaskan, setelah diterima di Lubuklinggau, dirinya berharap agar masyarakat memberikan dukungan, kontribusi, bantuan, kritik ataupun saran sepahit apapun.

“Saya terima, yang penting untuk kemajuan kesatuan saya dan Polres Lubuklinggau. Saya pastikan saya siap di depan, apabila satuan saya dihujat, saya siap ambil risiko karena saya sebagai pimpinan guna untuk kemajuan satuan saya,” ucap pria berseragam coklat ini.

Kembali Kapolres memaparkan, keberhasilan tugas ini merupakan keberhasilan anak buahnya. Namun, apabila gagal maka itu tanggung jawabnya.

“Jangan hujat mereka, hujat saya!” pintanya.

Karena mereka semua orang baik, AKBP Sunandar memastikan kalau gagal sampaikan kepadanya, ia siap mengambil tanggung jawab itu semua.

Lebih lanjut, pria berangkat melati dua ini memaparkan, untuk langkah selanjutnya ia butuh waktu untuk melakukan perkenalan dan pemantauan lebih dikenal dengan audit.

“Pastinya, untuk menciptakan solidaritas tidak hanya satuan saya, masyarakat dan instansi lainnya. Itu perlu karena beban kerja yang dihadapi itu saya akan lakukan secara transparan. Saya bertugas di Lubuklinggau ini harus ada manfaatnya kepada masyarakat saya harus bisa merebut kepercayaan masyarakat,” paparnya lagi.

AKBP Sunandar menambahkan, untuk Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) kedepanya akan terus dilanjutkan secara rutin bukan hanya dilakukan saat ada momen.

“Karena sangat efisiensi untuk mencegah kasus 3C serta kehadiran polisi di tengah masyarakat,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita