oleh

“Saya Ingin Kembali Sekolah”

Pelajar Pengidap Eritroderma

Rahmat Juliansyah (9) harus terbaring dan belum bisa mengikuti sekolah seperti biasanya. Ia terbaring di kamar rumahnya di Jalan Musa gang Masjid Jamik Satari, Kelurahan Talang Rimbo Baru Curup Tengah. Diduga ia mengidap penyakit Eritroderma.

Laporan Syamsul Ma’arif, Curup

Rahmat Juliansyah didiagnosa mengidap penyakit Eritroderma oleh Rumah Sakit Umum M Yunus Bengkulu. Karena penyakitnya, ia hanya bisa berbaring di depan kamar tamu rumahnya dan tidak bisa sekolah seperti biasanya.

Bocah kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) GUPPI Curup ini berkeinginan masuk sekolah, namun kondisinya yang lemah terpaksa ia mengurungkan niatnya.

“Rahmat cuma mau sekolah lagi, belajar lagi dan main sama kawan-kawan di sekolah,” ungkap Rahmat.

Sementara itu, Fatmawati (38) sang ibu mengaku kondisi Rahmat mulai diketahuinya pada bulan Juli 2017 dan melihat tubuh Rahmat merasa gatal dan timbul bintik-bintik kecil yang lama kelamaan menjadi nanah.

“Badanya keluar bintik dan nanah dan sering mengeluh kedinginan seperti orang demam,” katanya.

Ia juga mengaku, sudah beberapa kali mengobatkan Rahmat baik ke klinik maupun ke dokter, namun tak kunjung sembuh.

Saat ini, tambahnya, kondisi Rahmat kian memprihatinkan hingga kulitnya mengelupasnya.

“Oktober kemarin kami membawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup selanjutnya di Rujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu dan dari hasil diagnosa pihak dokter mengatakan Rahmat terserang penyakit Eritroderma yang merupakan sejenis penyakit kulit,” paparnya.

Setelah berobat, tambahnya, Rahmat diminta untuk melakukan kontrol ke RSUD M Yunus, namun karena keterbatasan biaya untuk transportasi masih menjadi pikirannya.

“Memang pengobatan pakai KIS , tetapi untuk biaya operasional lainnya kami terkendala,” ungkap Fatmawati yang hanya menjadi seorang buruh upah pemasangan tenda bersama suaminya.

Rahmat sendiri, katanya, merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. “Rahmat anak bungsu kakaknya ada yang sekolah bangku SMP dan SD, dan kami tinggal di rumah sewa,” jelasnya.

Di sisi lain, Ruwaidah Wali Kelas Rahmat di MI GUPPI Jalan Cokro Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah mengaku jika Rahmat merupakan anak yang rajin belajar dan selalu bersosialisasi bersama rekan-rekannya.

“Kami memberikan kompensasi kepada Rahmat karena saya tahu betul kondisinya yang sedang sakit, kami sekali-kali mengunjunginya,” tuturnya.

Ia pun berharap agar Rahmad bisa terus sekolah untuk meraih cita-citanya.

Kondisi Rahmat yang kian parah dengan penyakitnya, kalangan warga berharap agar ada bantuan oleh pihak terkait untuk memberikan bantuan agar penyakit Rahmat bisa segera disembuhkan sehingga bisa mengikuti pendidikannya di bangku SD.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita