oleh

Satu Usulan PAW Sudah Diproses

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kota Lubuklinggau pindah partai, sudah diterima pimpinan DPRD Kota Lubuklinggau. Bahkan satu usulan dari Partai Golkar, prosesnya sudah di Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya saat dibincangi, Jumat (7/9). Sementara dilanjutkan Rodi, untuk satu usulan lainnya masih menunggu proses gugatan yang dilayangkan salah satu pihak ke pengadilan.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, untuk usulan PAW akan diupayakan rampung sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT). Hal ini juga sesuai petunjuk PKPU Nomor 20 Tahun 2018, tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Ya kita usahakan secepatnya selesai, sehingga per 23 September proses PAW mereka selesai dan secara otomatis hak keuangan serta hak protokoler mereka dihapuskan,” jelas Rodi.

Di PKPU tersebut dijelaskan, hak protokoler anggota DPRD kabupaten/kota yang ‘loncat Partai Politik (Parpol)’ otomatis dihapus, saat ditetapkan sebagai DCT.

“Untuk itu kita upayakan, proses PAW juga dirampungkan sebelum penetapan DCT,” lanjutnya.

Sebelumnya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Mura, Amir Hamzah didampingi Kabag Persidangan dan Perundang-undangan, Amri Azis menjelaskan surat pengajuan PAW tiga dari empat legislator Kabupaten Mura yang beralih perahu di Pemilu Legislatif 2019, sudah diterima Sekretariat DPRD Kabupaten Mura. Pengajuan PAW yang sudah diterima yakni, atas nama In Sugiarto digantikan Umroni, karena pindah dari PKPI ke Partai Golkar.

Kemudian, Wahisun Wais Wahid digantikan Anunumi Ahmad, akibat hijrah dari PBB ke PDIP. Lalu, Hj Sri Wahyuni digantikan Hamidi, akibat loncat dari PDIP ke Partai NasDem, sementara usulan PAW atas nama Hj Desriniyati belum diajukan Partai Demokrat, walaupun ia sudah beralih ke Partai NasDem.

Namun, dari tiga usulan PAW yang sudah masuk, hanya usulan PAW atas nama Hj Srie Wahyuni yang prosesnya sudah diteruskan ke Bupati Mura melalui Kesbangpol. Sementara dua usulan PAW lainnya, masih berproses di lembaga legislatif.

“Alur pengajuan PAW yang diajukan Parpol ke Sekretariat DPRD Mura masuk melalui bagian umum. Selanjutnya, surat tersebut diteruskan ke Sekwan dan dilanjutkan ke ketua DPRD Kabupaten Mura, lalu turun lagi ke Sekwan selanjutnya diteruskan ke bagian Persidangan untuk diagendakan rapat. Hasil rapat tersebut akan diteruskan ke Bupati Mura melalui Kesbang, untuk dilanjutkan ke Gubernur Sumsel,” jelasnya. (rfm)

Rekomendasi Berita