oleh

Satu Minggu Raup Keuntungan Rp 1,3 Juta

Mengawali Usaha Sebagai Peternak Kelinci

Harno Nugroho (33) warga Desa D Tegal Rejo, Kecamatan Tugumulyo ini, mengawali usahanya sebagai peternak kelinci. Namun usahanya ini beralih menjadi pengrajin kandang kelinci minimalis yang membuatnya meraup keuntungan hingga Rp 1,3 juta per minggu.

Laporan Daulat, D Tegal Rejo

SEBAGAI peternak kelinci, Nugroho mengaku rajin belajar membuat kandang kelinci yang menghemat tempat namun mengurangi kegunaan utama sebagai kandang kelinci. Dari sinilah, ia mencetuskan ide-ide untuk membuat kandang kelinci minimalis.

Dengan semakin banyaknya minat peternak kelinci, Harno sapaan akrabnya ini mempunyai gagasan untuk membuat kandang, sekaligus beternak kelinci. Harno pun mantap mengembangkan usahanya, sejak tahun 2015 lalu.

Dari penghasilan membuat kandang kelinci, diakui Harno dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Untuk kandang kelinci hasil buatannya, dipasarkan, hingga dijual ke luar kota, seperti Lubuklinggau, Curup, Tebing Tinggi, dan Muratara. Bahkan sudah diakui oleh peternak-peternak kelinci.

Untuk memulai membuat kandang kelinci tersebut, ia menyiapkan bahan kayu jenis pelahi, mate dan jenis lainnya, serta gergaji, palu, paku dan meteran yang ia gunakan.

Tahap pertama ia mengukur kandang yang akan dibuat, dan memotong kayu dengan ukuran 3 cm sampai 5 cm. Dan memulai membuat kerangkanya, layaknya kandang kelinci. Setelah selesai barulah di pasarkan.

Untuk harga kandang kelinci berukuran 50 cm x 1 meter, tinggi 1 meter setengah, seharga Rp 250 ribu per-kandang.

“Penghasilan pembuat kandang kelinci ini cukup menjanjikan, membuatnya mudah dan di pasar pun tidak sulit,” kata Harno, saat membuat kandang kelinci di kediamannya, Kamis (24/5).

Harno mengakui, dalam satu Minggu ia menghasilkan dari kandang kelincinya sebesar Rp 1,3 juta. Dan untuk membuat satu kandang tersebut, di butuhkan waktu dua hari.

“Ya, kalau satu hari tidak selesai. Soalnya memotong kayunya yang lama, karena saya masih memakai manual semua, tidak ada memakai mesin otomatis. Jika ada yang ingin pemesan kandang kelinci, datang saja ke rumah,” imbau suaminya Anggun ini sambil tersenyum.

Harno saat ini mempunyai dua orang anak laki-laki, bernama Topan (9) tahun masih duduk di bangku SDN Desa D Tegal Rejo, dan Rizky Agusno (3) bulan. (*)

Rekomendasi Berita