oleh

Satu Bakal Calon Wakil Walikota Tidak Memilih

“Satu bakal calon Wakil Walikota tidak kita Coklit, karena tidak terdaftar sebagai warga Kota Lubuklinggau,”kata Divisi Logistik KPU Kota Lubuklinggau, Efrizal.

Tidak Terdaftar Sebagai Warga Kota Lubuklinggau

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Satu bakal calon Wakil Walikota Lubuklinggau, atas nama Riezky Aprilia dipastikan tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni mendatang.

Pasalnya saat ini bakal calon Wakil Walikota yang diusung PDIP dan PPP ini tidak tercatat sebagai warga Kota Lubuklinggau. Hal ini disampaikan oleh Divisi Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau, Efrizal.

Jadi, menurut Efrizal, saat simulasi Pencocokan dan Penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP), PPS dan PPK beserta komisioner KPU Kota Lubuklinggau, kediaman Riezky Aprilia tidak didatangi para komisioner.

“Kita (Komisioner KPU, red), sudah men-coklit para bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau. Dan Riezky Aprilia tidak kita Coklit, karena tidak terdaftar sebagai warga Kota Lubuklinggau,” kata Efrizal, Minggu (21/1).

Dilanjutkan Efrizal, dalam proses pen-Coklit-an ini yang dilakukan PPDP hanya tiga. Yakni memperbaiki data yang sudah dipegangnya yakni Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), menambah dari data itu kalau ada yang tercatat sebagai warga Kota Lubuklinggau, tapi belum terdaftar. Kemudian, menambah masyarakat yang sudah bisa memilih, dengan mengisi formulir A.A KWK.

“Formulir A A KWK, khusus untuk pemilih pemula, atau masyarakat yang memiliki KTP dan KK, tapi belum terdaftar di DP4,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk masyarakat yang sudah pindah, tapi tidak memiliki surat pindah, namun memiliki KTP dan KK. Hendaknya dalam pen-Coklit-an PPDP menanyakan langsung ke yang bersangkutan, mau memilih di mana, di alamat baru atau lama. Nanti, PPDP buat di kolom keterangan, di mana yang didata tersebut akan memilih, lengkap dengan nama Kelurahan dan TPS, tempat mereka akan mencoblos.

“Khusus yang pindah, kalau pindah antar kelurahan, PPS yang akan menyisirnya. Tapi, kalau pindah antar kecamatan, kita (KPU, red) yang akan menyisirnya,” ungkapnya.

Namun, ditambahkan Efrizal, khusus untuk masyarakat yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI), maupun mahasiswa, kalau namanya sudah terdaftar dalam DP4, nama yang bersangkutan tidak akan dihapus, karena sewaktu-waktu mereka bisa pulang.

“Kita tidak mau menghilangkan hak pilih masyarakat, kalau sewaktu-waktu ia bisa pulang, namanya tidak akan kita hapus dari DP4. Yang dihapus itu khusus yang pindah tetap,” jelasnya.

Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat Kota Lubuklinggau, untuk pro aktif dalam proses pemutakhiran data pemilih yang tengah dilakukan KPU ini, menyiapkan data-data yang dibutuhkan seperti KTP dan KK, supaya bisa menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni mendatang. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita