oleh

Sat Pol PP Turunkan Dua Baliho

CURUP – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Rejang Lebong menurunkan dua baliho di kawasan Pasar Tengah Curup, Selasa (15/1). Dua Baliho diturunkan karena keberadaan dua baliho yang terpasang tersebut tidak memiliki izin dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rejang Lebong.

Informasi ini dibenarkan Kasat Pol PP Kabupaten Rejang Lebong, Rachman Yuzir, adanya penurunan dua baliho. Sebelum melakukan penurunan baliho, Sat Pol PP Rejang Lebong sudah berkoordinasi dengan DPMPTSP Kabupaten Rejang Lebong.

“Selain tidak memiliki izin juga termasuk pelanggaran peraturan daerah (Perda) yang telah dibuat sehingga harus ditertibkan dan diturunkan,” akunya.

Racman menegaskan baliho dalam bentuk apapun harus memiliki izin.

“Pemasangan baliho juga dikenakan pajak reklame sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kala masih ada baliho dan sejenisnya terpasang tanpa izin akan langsung kita diturunkan,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Rejang Lebong, A Hijazi menyampaikan, apapun jenisnya, baliho yang terpasang menggunakan fasilitas pemerintah terlebih pada tiang reklame harus memiliki izin. “Harus memiliki izin karena itu ada PAD yang harus diberikan kepada pemerintah,” ungkapnya. (sam)

Rekomendasi Berita