oleh

Santuni Penghuni Panti Jompo

Ramadan Barokah, Himpunan Wanita STKIP-PGRI Lubuklinggau Berbagi

Rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT karuniakan selama ini, diwujudkan dengan hal positif oleh Himpunan Wanita STKIP-PGRI Lubuklinggau. Jelang Ramadan 1439 Hijriah, memanfaatkannya untuk kunjungan ke Panti Tresna Werdha Budi Luhur.

Laporan Sulis, Kayu Ara

MENJELANG waktu Salat Zuhur. Aula Panti Tresna Werdha Budi Luhur sudah rapi, Selasa (15/5). Sejumlah lansia duduk rapi di kursi-kursi rotan yang disediakan. Sementara Pengelola Panti Tresna Werdha Budi Luhur, Ibu Lely tampak menunggu rombongan. Berulangkali ia membuka hanphonennya, seakan tengah berkoordinasi soal jam datang.

Tak lebih dari 10 menit berlalu, rombongan Himpunan Wanita STKIP-PGRI sudah tiba di lokasi. Tepatnya, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat. Serombongan menggunakan bus mahasiswa, ada pula yang menggunakan mobil pribadi.

Mereka dipimpin Ketua Himpunan Wanita STKIP-PGRI Lubuklinggau, Hj Santi Mariami. Mengenakan seragam biru soft, mereka disambut hangat oleh Pengelola Panti Tresna Werdha Budi Luhur, Lely.

Sesaat kemudian, pembawa acara DR Rusmana Dewi mempersilakan Hj Santi Mariami mengungkapkan tujuannya anjangsana ke panti tersebut.

Di dampingi Ny Eka, Ny Sukasno, DR Yohana Satinem, dan Hj Nyayu Masnun, Hj Santi Mariami mengaku amat bersyukur diberikan waktu dan kesehatan oleh Allah SWT, bisa melaksanakan program kerja untuk mengunjungi nenek-nenek dan kakek-kakek di Panti Tresna Werdha Budi Luhur.

“Kunjungan ini sudah kami niatkan jauh-jauh hari. Kami ke sini, untuk berbagi. Memberikan sebagian dari rezeki yang kami dapat, untuk nenek dan kakek sekalian. Meski tidak banyak, mohon diterima. Semoga bermanfaat untuk memperlancar kegiatan ibadah selama Ramadan 1439 Hijriah ini,” tutur istri DR H Rudi Erwandi tersebut dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga mohon doanya dari para nenek dan kakek, semoga kelak diberikan kesempatan oleh Allah SWT, untuk bisa kembali datang ke Panti Tresna Werdha Budi Luhur.

“Mohon doa agar kelak bisa ke sini lagi. Mohon doa agar keselamatan dan kesehatan selalu Allah SWT berikan untuk keluarga kita semua, anak-anak dan cucu kita,” pintanya.

Mendengar apa yang disampaikan Hj Santi Mariami, Ketua Panti Tresna Werdha Budi Luhur Lely amat bersyukur. Ia mengingatkan kepada para ibu dan bapak yang tinggal di panti untuk terus bersyukur, karena banyak yang menyayangi.

“Sekalipun kami ini bukan siapa-siapa, namun percayalah, kami menganggap bapak ibu ini orang tua sendiri,” ungkapnya.

Sistem mengurus 35 lansia (20 laki-laki dan 15 perempuan) penghuni panti itupun, amat hati-hati. Mengingat dari sisi kesehatan, seluruh dari mereka butuh perhatian lebih. Lely pun mengupayakan layanan untuk para lansia ini dilakukan dengan baik, terutama dari sisi tempat tinggal, makanan maupun kesehatan.

“Kalau ada bantuan seperti ini, apapun itu bentuknya, pasti kami sampaikan ke bapak ibu di sini. Insya Allah saya menunaikan tugas di sini, untuk mencari amal. Jadi niatannya memang mengurus para orang tua, untuk amal jariyah,” imbuh ibu berhijab itu.

Pada kesempatan itu, Hj Santi Mariami dan rombongan membawa 40 paket kebutuhan sehari-hari, juga sembako untuk bahan makanan warga Panti Tresna Werdha Budi Luhur. Besar harapan, apa yang diberikan ini bermanfaat dan membawa barakah.(*)

Rekomendasi Berita