oleh

Sampah Menjadi Problem di Muratara

-Muratara-379 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID – Sampah yang tidak tertampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), membuat resah warga.

Pasalnya sampah yang dibuang oleh dump truk Dinas Lingkungan Hidup dan Petanahan (DLHP) Muratara, sudah menutupi akses jalan masyarakat yang ingin beraktivitas guna mencari nafkah, baik mau ke kebun maupun sebaliknya.

Seperti disampaikan Arn, warga Rawas Ulu menyampaikan, tumpukan sampah yang dibuang ke TPA terlalu banyak membuat badan jalan tertutup dan susah untuk dilalui.

Di tambah lagi bau dari sampah tersebut sangat menyengat, sehingga mengganggu pernafasan masyarakat sekitar.

“Kami berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait, agar segerah diatasi supaya aktivitas masyarakat tidak terganggu dan tidak menjadi omongan warga,” ia mengatakan, Selasa (2/3/2021).

Hal yang sama juga di keluhkan Ardi, dikatakannya tumpukan sampah makin lama makin tinggi, jika tidak cepat diatasi maka akan jadi masalah nantinya. “Sudah dua bulan terakhir tumpukan sampah menutupi badan jalan yang selalu di gunakan masyarakat untuk beraktivitas,” katanya.

Kepala Dinas DLHP Muratara melalui Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Herli Handayani mengatakan, untuk problem sampah yang ada di Rawas Ulu, sudah direncanakan dalam waktu dekat untuk dibersihkan.

“Saat ini kami belum bisa melaksanakannya,  karena dari pemerintah yang lama kepada pemerintah yang baru itu kan ada yang namanya pendataan ulang aset. Ini belum di laksanakan, salah satu kendalanya ya itu, makanya kita belum bisa bergerak pada saat ini,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa pernah mengajukan peminjaman alat berat untuk mengeruk sampah. Namun, yang namun sampah, semakin hari semakin banyak, dan lokasi juga sempit maka terjadilah penumpukan sampah seperti itu.

“Kami sudah ada wacana mengajukan surat permohonan kepada pemerintah melalui dinas terkait, guna peminjaman alat berat, untuk kembali mengeruk sampah-sampah yang menumpuk,” tutupnya.(*)

Rekomendasi Berita