oleh

Saksi Jelaskan Lahan Milik Lonsum

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Pengadilan Negeri Lubuklinggau sekitar 12.00 WIB Senin (13/11) kembali menyidangkan terdakwa Mulyadi (34) warga Dusun IV, Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Agenda sidang kali ini mendengarkan saksi langsung dari PT London Sumatera (Lonsum) Tbk, terhadap kasus pencurian buah sawit. Dua saksi yakni Khoiril dari juru ukur Lonsum, dan Hendrik dari blok analisis Lonsum keduanya memberikan keterangan secara bergantian..

Sidang itu dipimpin Hakim Tunggal, Hendri Agustian didampingi Panitera Dewi meminta kepada saksi agar menjelaskan dengan sebenarnya juga dihadiri pengacara tersangka, Indra Cahaya didampingi Yusriza Chairil Adjis dan partner sebagai pemohon dan Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Wahyu Setio Prasnoto selaku termohon.

Dalam persidangan mendengarkan dua saksi itu menjelaskan kronologis lahan diklaim Mulyadi, beberapa tahun lalu.

“Memang tanah itu dulunya milik Mulyadi, namun sudah ada bukti jual beli terhadap perusahaan Lonsum. Kita memiliki data atas lokasi itu,” jelas Hendri.

Bahkan, berdasarkan keterangan saksi lainnya Khoirul, ia juga mempunyai data terhadap lahan itu.

“Pada saat penggusuran saya yang melakukan pengukuran langsung di lapangan,” ungkap Hendri.

“Lahan yang bermasalah sekitar 40 Hektare (Ha) memang sebelumnya milik Mulyadi, namun dulu sudah dibeli pihak Lonsum,” tutupnya.

Seperti diketahui, kejadian ini bermula pada saat itu tersangka Mulyadi bersama lima rekannya melakukan pencurian buah sawit di PT Lonsum, tepatnya Desa Bingin Makmur, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas. Mereka melakukan pencurian dengan membawa mobil dump truk dan akan dijual.

Namun saat melakukan aksinya tersangka dan rekan lainnya, digagalkan security, lalu mereka mengelak dan menjelaskan lahan itu miliknya, akhirnya pihak perusahaan tidak terima buahnya dicuri, melapor ke aparat kepolisian.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita