oleh

Saksi BNN Ungkapkan Kronologis Penangkapan 2 Kg Sabu

LINGGAUPOS.CO.ID – Keempat terdakwa diduga terhadap kepemilikan narkotika jenis sabu 2 kg disidangkan. Sidang di pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau dengan agenda saksi, Kamis (25/2/2021) pukul 14.30 WIB

Keempat terdakwa yakni Edi alias Dit (41), Dial Sasmita alias Tika (30), dan kedua kurirnya Andre Gipano alias Gano (23) dan Elfin Heryadi alias Sidik (38), Keempatnya merupakan warga Kelurahan Surulangun Rawas, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.

Dalam sidang via Zoom Meeting ini Ketua Majelis Hakim Faisal dengan anggota Ferdinaldo H Bonodikum dan Andi Barkan dengan Panitera Pengganti (PP) Wahyu Agus Susanto sedangkan terdakwa didampingi penasehat hukumnya yakni Darmansyah dan Riki dari Posbakum.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Agrin Nico Reval menghadirkan dua saksi yakni Pahmi Firmansyah dan Hasbi Asidiki, kedua merupakan saksi dari petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Musi Rawas saat menangkap keempat terdakwa.

Sebelum disidangkan kedua saksi bersumpah dibawah AL-Quran agar menceritakan sesungguhnya melalui Panitera Pengganti. Setelah itu Ketua Majelis Hakim Faisal menyuruh JPU untuk membacakan kronologis singkat.

Kemudian kedua saksi ditanya oleh Majelis Hakim dan JPU termasuk juga penasehat hukum terdakwa.

Dalam keterangan saksi Pahmi Firmansyah dan Hasbi Asidiki membenarkan bahwa kami mendapatkan informasi dari BNN Pusat akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu dari Muratara ke Jambi, Namun saat dihadang mobil yang kami curigai melaju ke Lubuklinggau.

Sehingga Selasa 13 Oktober sekira pukul 20.00 WIB tepatnya di Jalan Raya Simpang Semambang, Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Mura berhasil mencegat dua terdakwa, yakni Andre Gipano alias Gano (23) dan Elfin Heryadi alias Sidik (38). Keduanya mengendarai mobil Innova Reborn Putih B 2274 SBT.

Saat digeledah, di bangku sopir, ada sabu 2,109 gram yang dibungkus dalam kemasan Teh China warna hijau yang dibalut dengan lakban.

Usai diinterogasi kedua terdakwa mengaku sabu itu didapat dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) Edi alias Dit (41) dan Dial Sasmita alias Tika (30).

Lalu BNN Mura koordinasi dengan BNN Kota Lubuklinggau untuk menangkap bandar ini. Sehingga pada hari yang sama sekitar pukul 23.30 WIB berhasil mengamankan terdakwa Edi dan Tika dirumahnya, Kelurahan Surulangun Rawas, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara lagi saat santai.

Atas keterangan kedua saksi  ketua majelis hakim menutup sidang dengan ditunda Minggu depan pada Kamis (4/3/2021) dengan agenda kembali menghadirkan saksi penangkapan dari petugas BNN Kabupaten Mura.(*)

Rekomendasi Berita