oleh

Saksi Akui Mau Saja Diperdaya Terdakwa Sriyanto

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Terdakwa kasus penipuan penggandaan uang Sriyanto alias Yanto (38) warga Desa Sumber Rejo Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Kemering Ulu (OKU), kembali dihelat. Sidang berlangsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Selasa (14/11).

Agenda sidang kali ini mendengarkan saksi dari korban penipuan penggandaan uang, tiga saksi yakni M, T, dan S, semua korban dari penipuan penggandaan uang, ketiga saksi memberikan keterangan langsung terhadap majelis hakim dan Jaksa penuntut Umum (JPU).

Persidangan dipimpin majelis hakim Ferdinaldo didampingi Tatap Situngkir dan Hendri Agustian. Penuntut umum kejaksaan Negeri Lubuklinggau, FA Huzni, mendakwa Sriyanto dengan pasal 378 KUHP.

Dalam persidangan mendengarkan ketiga saksi itu menjelaskan kronologis kejadian penipuan Sriyanto terhadap beberapa korban lainnya.

“Saya tahu dari rekan saya kalau terdakwa bisa menggandakan uang dari Rp 25 juta sampai Rp 145 juta, kami memberi tapi, tidak tahu kami mau-mau saja melakukan kehendak terdakwa,” jelas T nama samarannya Selasa (14/11) saat menjalani tanya jawab di persidangan.

Kronologi kejadian bermula, dari rekannya inisial JR (DPO) mengenalkan ia dengan ST yang menjadi korbannya. Saat itu, JR berhasil meyakinkan ST kalau terdakwa mempunyai rantai babi, dan mempunyai keahlian supranatural lainnya.

Lalu korban meminta alamat terdakwa, dan sesampainya di situ, lalu JR langsung bercerita mengenai keahlian supranatural yang dimiliki oleh terdakwa.

Kemudian, korban diajak ke Solo untuk bertemu dengan salah satu kiai yang ada di sana, sepulangnya dari Solo, JR mengatakan kalau mau menggandakan uang tidak perlu jauh-jauh, karena terdakwa bisa melakukan itu, kalau korban menginginkannya dengan mahar Rp 25 juta, guna memancing uang Rp 5 miliar.

Karena memang ingin kaya, maka korban kembali memberikan uang ke terdakwa, sampai Rp 145 juta. Tapi, sampai waktu yang di tentukan uang tersebut tak kunjung banyak, sehingga permasalahan ini langsung dilaporkan korban ke pihak berwajib.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita