oleh

Rusli: Pembangunan Harus Sesuai RTRW

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kota Lubuklinggau mengadakan rapat koordinasi pembahasan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) pembangunan. Tujuan, agar pembangunan di Kota Lubuklinggau harus sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Rencana Wilayah (RTRW).

Rapat ini dipimpin langsung Asisten II Setda Kota Lubuklinggau, H Rusli, di Op Room Dayang Torek Komplek perkantoran Walikota Lubuklinggau, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (16/5).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Lubuklinggau, H Nobel Nawawi mengatakan lahan menjadi kendala utama pembangunan Kota Lubuklinggau.

“Makanya perlu koordinasi aktif khususnya TKPRD, untuk menentukan lokasi pembangunan kantor pemerintahan, perumahan, dan sarana publik lainnya,” kata Nobel Nawawi.

Pemkot Lubuklinggau sendiri sudah membentuk pokja perencanaan tata ruang, pokja ini bertugas memberikan masukan ke TKPRD untuk menentukan kebijakan selanjutnya. Saat ini, Pemkot Lubuklinggau tengah fokus pengembangan wilayah Lubuklinggau Selatan untuk menjadi area pergudangan.

“Nanti kami koordinasi dengan Pemprov Sumsel, koordinasi penataan pembangunan pergudangan yang ideal,” ucapnya.

Sementara itu Asisten II Setda Kota Lubuklinggau, H Rusli mengatakan pembangunan Kota Lubuklinggau harus sesuai RTRW. Apapun kendalanya, tentunya dapat dicarikan solusinya jika ada koordinasi.

“Masalah lahan pasti ada jalan keluarnya, intinya komunikasi dan koordinasi,” cetusnya.(CW01)

Rekomendasi Berita