oleh

Rumah Tahfizd Al-Hidayah Saibatul Islamiyah Bantah Tudingan

LINGGAUPOS.CO.ID – Rumah Tahfiz yang diresmikan Bupati Musi Rawas di Desa Semangus Kecamatan Muara Lakitan menjadi perbincangan di media Sosial dalam beberapa waktu lalu.

Asalnya tudingan seseorang mengaku tokoh masyarakat bernama Husni Tamrin, mengatakan bahwa rumah tahfizh tersebut hanya rumah kosong tanpa penghuni dan tidak ada kegiatan keagamaan pada umumnya.

Hal tersebut dibantah keras oleh Pembina Rumah Tahfizd Al-Hidayah Saibatul Islamiyah. Ia mengatakan bahwa tudingan terhadap rumah tahfizh yang dibina olehnya itu tidak benar sama sekali.

“Saya tegaskan semua tudingan itu tidak benar. Rumah itu kami pinjam dari pemiliknya untuk rumah tahfizh sementara waktu sebelum dibangun  tempat yang baru,” jelasnya.

“Untuk mendidik anak – anak di rumah tafizh kami sudah ada dua orang guru, dan untuk saat ini sistem belajarnya di rumah santri masing – masing, hal tersebut dilakukan karena  saat ini wabah penyakit Covid-19 sedang melanda negeri ini serta saat ini Ramadan,” ungkap Saibatul Islamiyah kepada awak media Jumat (23/4/2021).

Kembali lagi dia menegaskan, setelah hari raya idul Fitri nanti pihaknya bersama pengurus rumah Tahfizd Al-Hidayah berencana akan mengaktifkan kembali sistem belajar mengajarnya.

Ditempat yang sama guru Rumah Tahfizd Al-Hidayah Nisfa Paladewi dan Elisa juga membantah dengan adanya tudingan yang dilakukan oleh masyarakat bernama Husni Tamrin terhadap tempat dia mengajar.

“Kami guru sangat kecewa dengan perkataan Pak Tamrin di media sosial, karena niat baik kami pengurus rumah Tahfizd Al-Hidayah sangat baik dari lama,” ujar mereka.

Kedua guru itu mengaku saat ini sebanyak 15 Santri yang sudah terdaftar  belajar membaca Alquran di rumah Tahfizdafiz Al-Hidayah.

Terpisah Dedi Irama Ketua Lembaga Pembinaan Rumah Tahfizh (LPRT) Kabupaten Musi Rawas, saat di konfirmasi awak media mengatakan dirinya telah mengetahui adanya pemberitaan tudingan kepada Rumah Tahfizh Desa Semangus.

“Kami dari pengurus LPRT Kabupaten Mura telah klarifikasi dengan pihak pengurus Rumah Tahfizd Al-Hidayah Desa Semangus, dan dapat disimpulkan bahwa pemberitaan itu tidak benar,” kata dia.

Dia menambakan program Rumah Tahfizd ini bukan mendirikan bangunan gedung tetapi membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas.(*)

Rekomendasi Berita