oleh

Rumah Bersama Uang dan Emas Ludes Terbakar

MURATARA – Si jago merah mengamuk di Desa Pangkalan Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, Kamis (31/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibatnya rumah bersama uang dan emas milik almarhum Syafni yang ditempati istrinya, Sahiam (63) bersama anak dan cucunya, tinggal puing-puing saja.

Menurut informasi, asal mula api berasal dari korsleting aliran listrik. Sedangkan untuk total kerugian ditaksir Rp75 juta karena tidak ada satupun harta benda yang bisa diselamatkan, termasuk uang Rp16 juta dan perhiasan kalung emas dua suku.

Saat terjadi kebakaran pemilik rumah sedang berada di dalam rumah dan melihat kobaran api sudah membesar. Kemudian keluar meminta tolong dengan warga lain untuk memadamkan api.

Wargapun berupaya memadamkan api dengan peralatan manual, namun upaya yang dilakukan tidak bisa menahan kobaran api yang sudah membesar dan seluruh harta benda tidak bisa terselamatkan.

“Awalnya kami kaget mendengar orang teriak minta tolong dan seketika langsung mendatangi rumah korban, dan melihat kobaran api sudah besar,”ungkap Sarsi (35) salah satu warga.

Lanjutnya, ia bersama warga lain berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun tidak bisa juga membendung kobaran api yang sudah membumbung tinggi.

“Kami sudah berusaha untuk memadamkan api, tapi dikarenakan api sudah besar jadi tidak bisa menyelamatkan rumah maupun harta benda lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kades Pangkalan Saidiono membenarkan bahwa ada rumah warganya yang terbakar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan api bisa dipadamkan setengah jam kemudian dengan dibantu oleh mobil Damkar.

Dijelaskannya ketika kejadian pemilik rumah sedang berada di dalam rumah dan seketika melihat kobaran api sudah besar.

“Dari kejadian tersebut tidak ada satupun harta benda milik korban bisa terselamatkan termasuk uang Rp16 juta dan perhiasan kalung emas dua suku dan jika ditafsirkan kerugian mencapai Rp75 juta,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk sementara korban mengungsi di rumah keluarganya. Sedangkan untuk kejadian ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara.

Dia menambahkan untuk bantuan dari kabupaten sudah ada dari Dinas Sosial dengan harapan ada bantuan lainnya untuk meringankan korban.(cw3)

Rekomendasi Berita