oleh

RR Janjikan Insentif RT Dan Guru Ngaji

LINGGAU POS ONLINE, MONENG SEPATI – Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau nomor urut 3, H Rustam Effendi-Riezky Aprilia(RR) memberikan program-program unggulannya, saat kampanye dialogis di RT, 03 Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

H Rustam Effendi saat orasi politik di hadapan ratusan masyarakat memaparkan program unggulannya, yakni kenaikan insentif Ketua RT dan guru ngaji, menjadi Rp 1 juta per bulan.

“Ketua RT sangat vital posisinya, tanpa mereka administrasi setiap kota tidak akan tertib, tanpa mereka juga saya yakin Lurah, Camat, bahkan Walikota akan sangat disibukkan dengan masalah-masalah tingkat RT. Mereka harus bekerja selama 24 jam untuk melayani warganya, jerih payah itu tidak cukup hanya dengan dihargai Rp 300 ribu seperti yang saat ini mereka rasakan,” ungkap Rustam.

Ia menjanjikan, apabila RR dipercaya menduduki kursi Linggau 1, salah satu program prioritasnya adalah menaikkan insentif Ketua RT menjadi Rp 1 Juta.

“Untuk menghargai jerih payah itu, kami nantinya akan menaikkan insentif Ketua RT menjadi Rp 1 juta per bulan yang akan bisa diambil setiap bulannya,” ujar Rustam.

Tidak hanya itu saja, RR juga menjanjikan insentif guru ngaji yang akan agar memberi kesejahteraan kepada seluruh guru ngaji.

“Satu lagi, adalah guru ngaji, mereka itu portal utama yang menjadikan anak yang bertakwa dan berakhlak. Nah kehadiran mereka ini tak kalah vitalnya jika kita ingin menjadikan anak-anak kita adalah anak-anak yang paham dengan agamanya,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan jika guru ngajilah yang bisa menentukan ke arah mana akhlak generasi-generasi penerus bangsa ke depan.

“Akhlak pemimpin-pemimpin Lubuklinggau masa depan ada di tangan mereka, dan pemerintah harus memahami itu. Untuk itu nanti akan kami programkan bahwa guru ngaji harus menjadi prioritas. Salah satu penghargaan yang akan kami berikan adalah insentif,” ujar Rustam.

Terkait pendapat yang mengonotasikan negatif program-programnya, Rustam tak ambil pusing. Menurutnya dengan kemampuan APBD Lubuklinggau yang mencapai Rp 900 miliar dirinya optimis mampu menjalankan program-programnya.

“Anggaplah separuh itu untuk gaji pegawai dan honorer, masih ada Rp 450 miliar. Satu RT Rp 1 juta, kita punya 512 RT, satu bulan Rp 512 Juta. Satu tahun baru Rp 6,1 miliar. Dikit sekali dari APBD kita. Untuk guru ngaji juga tidak jauh berbeda, perkiraan kita akan menghabiskan sekitar Rp 15 miliar untuk program itu, sangat relevan dan masuk akal, asalkan pemimpinnya berpihak kepada rakyatnya” ungkap Rustam.

Dengan program-program unggulan RR seperti insentif Ketua RT dan guru ngaji yang diperhatikan, membuat RR ditempakan khusus di hati simpatisan yang hadir. Seperti halnya yang disampaikan oleh Rusmiati, seorang ibu yang berharap anaknya kelak menjadi seorang pemimpin yang berakhlak.

“Saya memimpikan anak saya menjadi pemimpin yang berakhlak dan saleh, dengan program RR kami yakin guru ngaji akan serius dalam mendidik anak kami. Semoga bapak dan ibu menang, dan menjadi pemimpin yang amanah,” harapnya.(11)

Rekomendasi Berita