oleh

RR Jadi Pesaing Serius

JELANG Pilkada Kota Lubuklinggau 2018 mendatang, Pengamat Politik Asal Kota Lubuklinggau, DR M Fadillah mengatakan kolaborasi antara H Rustam Efendi-Riezky Aprilia (RR) di Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Lubuklinggau, tidak bisa dianggap sepele oleh incumbent.

Menurut Fadillah, Riezky Aprilia memang pendatang baru di dunia perpolitikan Lubuklinggau. Namun, yang harus diingat ia merupakan anak dari Riduan Effendi yang merupakan mantan Walikota Lubuklinggau, sebelum kepemimpinan H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiaman Kohar.

“Artinya, Riezky sudah ada basis, 10 sampai 15 persen dapat mendongkrak perolehan suara Rustam. Jadi, tidak bisa dianggap sepele. Incumbent harus hati-hati kalau tidak mau tergelincir,” kata Fadilah, Minggu (5/11).

Dilanjutkannya, belum lagi bila berbicara masalah kesukuan, yang secara kebetulan, lanjut Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unmura itu Riezky Aprilia berasal dari suku Kabupaten Empat Lawang dan Lahat.

“Ini juga akan menjadi kekuatan besar, karena sepertinya di Pilkada 2018 tidak ada kandidat yang berasal dari dua daerah tersebut,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut Fadilah, kalau kita berbicara mengenai Suku Musi, walaupun pecah dua antara Rustam dan Suko (Sulaiman Kohar, red). Sepertinya, Fadilah memberi penilaian, sepertinya orang-orang yang berasal dari suku ini lebih memilih Rustam.

“Alasannya, karena Sulaiman Kohar maju sebagai calon Wakil Walokita,”jelasnya.

Namun, dilanjutkan Fadillah sepertinya itu sudah diketahui oleh incumbent. Sebab, saat ini ia akan memakai kekuatan yang sama seperti di Pilkada sebelumnya.

Tapi, yang harus diingat, ketika seseorang sedang memegang tapuk kepemimpinan, akan ada yang suka dan tidak suka.

“Asalkan punya tim yang solid, bukan sesuatu yang sulit bagi incumbent untuk memenangkan pertarungan,” ungkap Fadillah optimis.

Dan ia berkeyakinan, bila pemilihan dilakukan sekarang, incumbent di atas angin karena pesaingnya belum melakukan konsolidasi berkesinambungan. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita