oleh

Rp16 Miliar untuk Jalan Selangit

LINGGAU POS ONLINE – Pagu anggaran akses  peningkatan jalan utama yang menghubungkan Kelurahan Selangit hingga Desa Melintang Kecamatan Selangit mencapai Rp16 miliar lebih. Dilaksanakan oleh PT Dua Putra Aditya.

Guna memastikan pekerjaan ini tepat sasaran dan tepat waktu, Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan didampingi rombongannya meninjau pekerjaan proyek jalan tersebut.

Ditargetkan jalan itu rampung akhir 2019 ini. Meskipun saat ini belum 100 persen selesai, namun pembangunan jalan ini sudah terlihat kemajuannya.

“Kita meminta pengerjaan jalan ini dapat secepatnya diselesaikan, sehingga masyarakat dapat dengan nyaman melewatinya,” kata Hendra Gunawan saat meninjau jalan tersebut, Sabtu (7/9).

Bagi pengendara yang melintas di lokasi tersebut diminta berhati-hati, dan kepada pihak pelaksana diharapkan untuk dapat memberikan tanda di beberapa titik bahu jalan yang terjal agar tidak menimbulkan kecelakaan.

“Monitoring Pembangunan Infrastruktur jalan ini, kerap dilakukan setiap tahunnya apalagi telah memasuki masa akhir tahun anggaran,” imbaunya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPU-BM) Kabupaten Mura, H Aidil Rusman mengatakan dalam program strategis 2019 ini setidaknya ada 13 kegiatan untuk peningkatan jalan dan lima kegiatan pembangunan jembatan. Sedangkan untuk anggarannya sesuai dengan total pagu anggaran mencapai Rp196.099.347.000.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, adapun 13 kegiatan peningkatan jalan yang akan dilakukan yakni, peningkatan jalan Mambang (Simpang Jatun)-Muara Megang, jalan Simpang Lubuk Besar-Jayaloka, jalan Selangit-Napal Melintang, jalan Sembatu Jaya-Simpang Jene, Jalan Akses Jembatan Prabumulih-Distrik Agropolitan-Trans Semeteh kemudian peningkatan pada jalan Rejosari-Simpang Tegal Sari.

Termasuk peningkatan dan pelebaran jalan Muara Beliti-Perkantoran-Batas Kota Lubuklinggau, peningkatan dan pelebaran jalan Simpang IV Terawas, jalan Simpang Rimau-Bingin Jungut-Semangus, jalan Jajaran Baru-Kelingu IV/C- Sp 4 Campur Sari, jalan Tegal Sari-Marga Puspita- jalan Perbatasan Kabupaten Muratara, peningkatab dan pelebaran Jalan Simpang F Trikoyo-A Widodo, serta peningkatan jalan Sp4 Mulyo Harjo-Sp10 Sungai Naik.

Selain itu, untuk kegiatan pembangunan jembatan, yakni jembatan G2 Dwijaya tahap II, jembatan Sungai Megang tahap II, jembatan Multi Fungsi Sungai Musi Desa Pelawe tahap III, jembatan Muara Kati tahap III dan terakhir pembangunan jembatan Gantung Desa Semeteh tahap II.

“Kalau untuk pembangunan jembatan tersebut semuanya merupakan kegiatan lanjutan dari tahun 2018 yang lalu,” kata Aidil Rusman.

Menurutnya, dari kesemua kegiatan tersebut dengan total anggaran Rp196.099.347.000 berasal dari dua sumber yakni dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp148.488.578,00 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp47.610.760.000.

“Untuk dana yang bersumber dari DAK terdiri dari DAK Reguler sebesar Rp31.707.012.000, DAK Penugasan Rp13.778.212.000 dan DAK Afirmasi sebesar Rp2.124.545.000 disamping memang ada beberapa kegiatan yang murni menggunakan dana DAU,” jelasnya.

Terlepas dari itu, dengan dilakukan pembangunan jalan tersebut diharapkan peran serta masyarakat untuk sama-sama menjaga dan merawat jalan tersebut dengan baik agar tidak mudah rusak. Sehingga, dengan begitu maka dapat bertahap sesuai dengan perencanaan.

Laporan Daulat

Rekomendasi Berita