oleh

Rp14 Miliar untuk Gedung Paripurna

“Target 17 Oktober 2019, Gedung Paripurna Kota Lubuklinggau akan diresmikan Gubernur Sumsel, bertepatan dengan HUT Kota Lubuklinggau”. Plt Kepala DPUTR Kota Lubuklinggau, H Asril

LINGGAU POS ONLINE – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Lubuklinggau menyiapkan Rp14 miliar untuk pembangunan Gedung Paripurna, tepatnya di komplek Gedung DPRD Kota Lubuklinggau, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Pembangunan Gedung paripurna, merupakan salah satu proyek ‘mega’ Pemkot Lubuklinggau, setelah proyek lanjutan pembangunan Gedung Walikota Lubuklinggau. Plt Kepala DPUTR Kota Lubuklinggau, H Asril kepada wartawan, Rabu (10/7) mengatakan sejak dua bulan lalu kedua proyek tersebut sudah selesai proses tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Lubuklinggau.

Dijelaskan Asril, proyek pembangunan Gedung Paripurna sudah berjalan, pemenang tender salah satu perusahaan dari luar kota, dengan masa kerja hingga Desember 2019. Namun, DPUTR Kota Lubuklinggau menargetkan Oktober 2019 mendatang proyek tersebut sudah rampung diatas 80 persen.

Wacananya, peresmian Gedung Paripurna Kota Lubuklinggau menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT Kota Lubuklinggau.

“Target 17 Oktober 2019, Gedung Paripurna Kota Lubuklinggau akan diresmikan Gubernur Sumsel, bertepatan dengan HUT Kota Lubuklinggau,” ungkap Asril.

Diakui Asril, Rp14 miliar tersebut untuk pembangunan gedung dan interior. Jumlah itu belum termasuk mobiler, yang wacananya akan dianggarkan pada 2020. Untuk mobiler kemungkinan besar akan dianggarkan Sekwan Kota Lubuklinggau atau Bagian Umum Setda Kota Lubuklinggau.

“Kami DPUTR Kota Lubuklinggau hanya infrastruktur saja,” tegas Asril.

Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya meminta DPUTR Kota Lubuklinggau benar-benar perketat pengawasan pengerjaan rekanan, bukan hanya untuk pembangunan Gedung Paripurna saja tapi semua proyek khususnya infrastruktur di Kota Lubuklinggau.

“Perketat pengawasan, jangan hanya ingin cepat selesai tapi kualitas diabaikan,” pesan Rodi Wijaya.(nia)

Rekomendasi Berita