oleh

Rp 30 Juta Uang Wakaf Hilang

Pencuri Nyamar Pakai Mukena

LINGGAU POS ONLINE, JAWA KANAN – Perbuatan pencuri ini sungguh terlalu. Di rumah ibadah saja tetap disatroni. Terbukti beberapa bulan terakhir, marak pencurian uang kotak amal masjid.

Seperti terjadi di Masjid Agung Al-Baari berada tepat depan Mapolres Kota Lubuklinggau, serta di Masjid Al-Hidayah Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Hingga kemarin (28/1) dua kasus pencurian itu belum ada perkembangannya.

Fakta terungkap, di Masjid Agung Al-Baari sudah dua kali terjadi pencurian, aksi keduanya sama persis termasuk alat yang digunakan dengan oknum menyamar mengenakan mukena.

Kejadian itu mengakibatkan uang wakaf diberikan para jemaah raib digondol pencuri hingga puluhan juta rupiah. Sebab, kotak amal itu dibuka dua bulan sekali dengan jumlah berkisar Rp 30 juta.

Takut, kebobolan lagi kotak amal yang awalnya terbuat dari kayu diganti dengan stanless. Pengurus masjid berharap uang wakaf para jemaah dapat digunakan untuk memakmurkan masjid beserta jemaah.

“Karena kejadiannya sudah dua kali, hampir Rp 30 juta uang wakaf ini hilang digondol pencuri. Semoga dengan digantinya kotak amal ini, wakaf masjid tidak dibobol pencuri lagi,” harap Yudi, pengurus Masjid Agung Al-Baari, Minggu (28/1).

Sementara itu, Ketua Masjid Al Hidayah Lubuklinggau, H Hermanjaya saat menyampaikan sambutan sebelum Salat Jumat, belum lama ini membenarkan sekarang aksi pencurian incar kotak amal, marak. Oleh karena itu, ia meminta jemaah maupun pengurus masjid selalu meningkatkan kewaspadaan. Jangan lengah. Dengan tingkah oknum yang mencurigakan.

Terpisah, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Ali Rojikin mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terkait oknum pencurian kotak amal di salah satu masjid di Kota Lubuklinggau.

“Kita sedang melakukan penyelidikan terhadap oknum kasus pencurian kotak amal, semoga dalam waktu dekat dapat ditemukan,” kata AKP Ali Rojikin, Minggu (28/1).

Lebih lanjut, Ali Rojikin mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap pencurian, sebaiknya sebelum terjadi berhati-hati.

“Karena para oknum pelaku kejahatan menggunakan bermacam cara untuk melakukan tindakannya, jadi selaku masyarakat agar waspada,” ungkapnya.

Selain itu, selaku aparat kepolisian pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap oknum yang mencurigakan, apabila mempunyai ciri-ciri kita segera melakukan penyelidikan.

“Kepada masyarakat apabila ada gerak-gerik mencurigakan segera laporkan ke kami (polisi,red), agar kami segera melakukan penangkapan,” ucapnya.(11/19)

Komentar

Rekomendasi Berita