oleh

Rp 1,2 Miliar Benahi Ikon Mura

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Perbaikan kubah Masjid Agung Mura Darussalam sudah dianggarkan sebesar Rp 1,2 miliar. Namun, sebelumnya, anggaran tersebut diperuntukkan untuk perbaikan lantai masjid.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan, Ristanto Wahyudi kepada Linggau Pos, Rabu (10/1) mengatakan, bahwa memang pemerintah saat ini tengah memprioritaskan pembangunan kubah masjid agung. Karena, masjid ini menjadi ikon bagi Kabupaten Musi Rawas.

“Iya benar kita sudah menyiapkan dana anggaran Rp 1,2 miliar untuk perbaikan kubah ini, karena memang masjid ini kan ikon. Jadi harus dibuat secantik mungkin. Jangan sampai, akan ini tidak menarik masyarakat,” kata Ristanto sapaan akrabnya.

Namun, ternyata sebelumnya tahun 2017 anggaran sebesar Rp 1,2 miliar ini diperuntukkan untuk perbaikan lantai masjid, hanya saja karena pihak rekanan yang bertanggung jawab terhadap pembangunan masjid ini molor pengerjaannya. Sehingga tahun 2018 dialihkan untuk perbaikan kubah masjid agung.

Bahkan, karena molor dalam mengerjakan proyek pembangunan masjid agung ini, maka pihak perusahaan yang bertanggung jawab tersebut sudah di-blacklist.

Sampai sekarang kondisi masjid agung, masih bolong, karena belum ada plafonnya. Hal ini sengaja dilakukan, karena sebelum kubah masjid selesai, maka plafon masjid belum dipasang.

“Makanya masih bocor masjid ini, karena proses pengerjaannya belum selesai. Tapi kalau sudah selesai nanti tidak lagi bocor,” ucapnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita