oleh

Ribut Jemuran Berujung Pertumpahan Darah

-Kriminal-5.190 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID– Anggota Satrestrim Polres Lubuklinggau mengamankan Riki (35) warga Jalan Bukit Kaba RT 06 Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Tersangka diduga melakukan penusukan terhadap Abdul Basid (38) warga yang sama.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk empat lubang di punggung dan satu di pinggang belakang bawah.

Ketua RT 6 Kelurahan Dempo, Nilawati mengatakan kronologis kejadian bermula Senin (10/2) sekira pukul 07.00 WIB terjadi cekcok antara Novi Andriani (istri tersangka) dengan Selvi (istri korban). Keributan keduanya terjadi diduga karena permasalahan menjemur pakaian di depan rumah kontrakan masing-masing milik Yohana alias Etek Gadis ibu kandung Basid. Mendengar pertengkaran tersebut, korban dan tersangka keluar dari rumah. Korban diduga melepas jemuran yang sebelumnya dibuat tersangka Riki di depan kontrakan.

Merasa tak terima Abdul Basid dan Riki terlibat cekcok mulut. Melihat terjadi keributan itu istri Riki langsung memanggil Yohana pemilik kontrakan.

Saksi Nilawati mengaku saat kejadian dirinya baru pulang dari pasar. Tiba-tiba istri Riki memanggil Basid dan Riki yang jalan beriringan. Kemudian dari belakang diduga tersangka Riki langsung menusuk korban.

Setelah ditusuk dari arah belakang, Abdul Basid langsung mencari pertolongan. Warga setempat ketika mendengar keributan langsung berupaya menolong dan membawa korban ke Rumah Sakit Dr Sobirin. Sementara tersangka Riki berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kasat Reskrim, AKP Alek Andrian membenarkan adanya kejadian penusukan tersebut. Diakuinya tersangka Riki saat ini sudah diamankan petugas guna proses penyidikan.(*)

Artikel ini sudah diterbitkan di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul”Ribut Jemuran Berujung Pertumpahan Darah”

Rekomendasi Berita