oleh

Ribuan Warga Hadiri Kampanye NanSuko

LINGGAU POS ONLINE, CEREME TABA – Minggu (1/4) di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I berlangsung kampanye dialogis calon Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau nomor urut 2, H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar.

Meskipun hujan deras, ribuan masyarakat yang mendatangi kampanye dialogis, tidak beranjak sedikitpun. Bahkan, kampanye yang dimeriahkan oleh hiburan Sumatera Musik dan beberapa artis ibu kota, seperti Frans KDI dan Lina Geboy ini, dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat. Seperti Raidusyahri mantan Sekda Kabupaten Musi Rawas, dan Effendi pemilik Sumatera Musik.

“Kita sudah merasakan pembangunan yang sudah dilakukan NanSuko dalam lima tahun ini. Jadi sangat rugi kalau pembangunan yang sudah bagus tidak dilanjutkan,” kata Ridho.

Menurut Ridho, tidak mudah mencari pemimpin seperti NanSuko, yang hanya dalam lima tahun mampu mengubah ‘wajah’ Kota Lubuklinggau.

Hal yang sama, disampaikan Effendi. Menurutnya, NanSuko tidak perlu dijual atau ditawarkan ke masyarakat, karena masyarakat sudah tahu metode yang sudah dilakukan NanSuko dalam membangun daerah.

“NanSuko itu tidak perlu dijual lagi, karena sudah laku di pasaran. Semua masyarakat Kota Lubuklinggau pasti sudah merasakan pembangunan yang sudah dilakukan NanSuko,” jelasnya.

Jadi, menurut Fendi sapaannya, kalau masih ada kekurangan dalam menjalan program kerjanya, itu hal yang biasa. Dan itu merupakan alasan yang paling tepat untuk kembali mendukung NanSuko di Pilkada yang akan digelar pada 27 Juni mendatang.

“Kalau ada kurang-kurang sedikit, itu hal yang biasa, karena tidak ada manusia yang sempurna. Tapi, yakinlah kalau amanah ini kita berikan kembali ke NanSuko, pasti mereka akan melengkapi kekurangan tersebut,” ungkapnya.

Bahkan, Ketua DPD PKS Kota Lubuklinggau, H Suhada menjelaskan sebenarnya dirinya merasa malu dan berdosa dengan H SN Prana Putra Sohe, sebab di Pilkada 2013-2018, PKS sebagai partai yang berasaskan Islam malah tidak mendukung NanSuko, yang sudah membantu semua masjid yang ada di Kota Lubuklinggau.

“Sebenarnya saya malu, partai Islam tapi tidak mendukung NanSuko. Saat itu, ada isu yang berhembus kalau NanSuko menang dan terpilih jadi Walikota, Lubuklinggau akan hancur atau terjual. Tapi, faktanya ketika NanSuko memimpin Kota Lubuklinggau bisa lebih maju dari sebelumnya. Yang membuat saya malu, semua masjid sudah dibantu NanSuko,” jelasnya.

Apalagi, masih dikatakan Suhada, di 17 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hanya Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau yang membantu pembangunan masjid, dan mengumrahkan warganya. Sementara di daerah lain tidak ada.

“Mengapa kami tidak malu, kalau sudah dibuat seperti ini. Makanya, di Pilkada 2018-2023 ini, kami mendukung NanSuko, karena PKS merupakan partai Islam yang harus memilih pemimpin yang baik,”katanya.

Di tempat yang sama, H SN Prana Putra Sohe atau yang akrab dipanggil Nanan berjanji, kalau dirinya kembali terpilih sebagai Walikota bersama H Sulaiman Kohar sebagai Wakil Walikota, akan menggratiskan biaya pendidikan SD, SMP dan SMA, serta peralatan sekolah, seperti sepatu dan baju seragam.

“Semua biaya pendidikan akan saya gratiskan, dan saya tidak coba-coba di sini. Kalau itu tidak dilakukan, saya siap mundur sebagai Walikota Lubuklinggau,”katanya.

Menurut Nanan, hal itu dilakukannya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Lubuklinggau, demi terciptanya generasi penerus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi.

“Kemudian, kita akan mendaftarkan seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau sebagai peserta BPJS, agar tidak ada kendala lagi dalam berobat,” jelasnya.

Ditambahkan H Sulaiman Kohar, ia bersama Nanan memang baru sedikit berbuat untuk masyarakat, baru bantu masjid, membantu masyarakat yang sakit, mengelola dengan maksimal objek wisata, pembangunan Sport Centre, bandara udara, dan lain sebagainya. (01)

Rekomendasi Berita