oleh

Ribuan Masyarakat Buat Aminduk

LINGGAU POS ONLINE  – Jelang masa pendaftaran pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD),  ribuan masyarakat terus mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Rata-rata masyarakat mengajukan pemohon perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El), Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran.

Plt Kepala Disdukcapil Mura, Darwin mengatakan dalam kurun waktu dua bulan ini kantor Disdukcapil ramai didatangi masyarakat yang ingin mengikuti pemilihan BPD. Sehingga, dari 14 kecamatan di “Bumi Lan Serasan Sekantenan” ini telah terpenuhi 90 persen melakukan pengurusan kependudukan. Bahkan, sudah ada tiga kecamatan yang telah 100 persen selesai membuat kependudukannya yakni Jayaloka, Tugumulyo dan Muara Kelingi.

Kecamatan Jayaloka dari jumlah penduduk 16.229 jiwa dengan wajib KTP 11.468 orang wajib KTP realisasinya. Kecamatan Tugumulyo jumlah penduduk 47.679 jiwa dengan wajib KTP sekitar 35.469 orang, realisasi warga telah cetak KTP sekitar 35.808 orang. Selanjutnya, Kecamatan Muara Kelingi dengan jumlah penduduk 42.094 jiwa, 29.453 orang wajib KTP dan telah lakukan perekaman 29.575 orang.

“11 kecamatan lainnya hanya berkisar 90 persen yang sudah melakukan pengurusan kependudukannya,” kata Darwin.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat jika yang belum melakukan kepengurusan penduduk, dan memperbaikinya datang saja ke Kantor Disdukcapil. Dan jangan saat ada kepentingan saja, baru mau mengurus kependudukan.

Asep (26) warga Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi mengatakan ia ingin mengubah akta kelahirannya. Karena nama di akta kelahiran dengan KTP berbeda.

“Dulu itu pihak pemerintah desa yang mengurusnya, tapi salah semua. Jadi saat mendaftar pencalonan BPD ini tidak bisa kalau ada yang salah,” kata Asep.

Ditambahkannya, dirinya menilai pelayanan di Disdukcapil lumayan bagus. Tetapi hendaknya pelayanan dipercepat, karena yang antre sangat banyak.

“Ya, kita harap kalau bisa pelayanannya satu hari selesai, ini harus nunggu sampai tiga hari. Jadi besar biaya ongkosnya,” keluhnya. (dlt)

Rekomendasi Berita