oleh

Residivis Kasus Curas Diringkus

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – LR (17) warga Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas pernah dihukum dan dipenjara selama delapan bulan dalam kasus pencurian tidak membuatnya tobat untuk melakukan kejahatan.

Karena saat ini tersangka sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (13/11) kembali melakukan aksi kejahatan dengan cara menodong dan meminta kamera milik korban. Namun berhasil diamankan anggota Polsek Tugumulyo.

Tersangka diamankan berdasarkan LP/B-50/XI/2017/SUMSEL/Res Mura/Sek Tgm tgl 13 November 2017. Diketahui tersangka melakukan aksi kejahatan terhadap VR (16).

“Membenarkan telah mengamankan tersangka, karena diduga melakukan aksi penondongan kepada korbannya mencuri kamera,” kata Kapolres Mura, AKBP Pambudi melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya, didampingi Kanit Reskrin, Bripka Andi saat ditemui di Mapolsek Tugumulyo.

AKP Dedi sapaannya menjelaskan, aksi kejadian, sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (13/11) di kebun karet dekat kuburan Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo. Saat itu tersangka mendatangi korban yang tengah ber-selfie bersama teman-temannya dengan menyewa kamera merek Canon.

Saat sedang foto-foto tersebut, tiba-tiba muncul tersangka yang langsung mengeluarkan Senjata Tajam (Sajam) jenis pisau lalu langsung mengacungkan ke arah korban dan teman-temannya meminta paksa kamera yang ada di tangan korban dengan mengancam sambil berkata “kasih mati kau”.

Melihat hal tersebut korban dan teman-temannya langsung pergi berlari menyelamatkan diri dan langsung dikejar pelaku.

Karena tak kuat pelaku berhasil merampas paksa kamera yang ada di tangan korban setelah itu pelaku juga mengambil tas korban yang ada di motornya setelah itu pelaku langsung bergegas pergi

Melihat hal tersebut korban dan teman-temannya langsung berteriak minta tolong kepada warga yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya warga menghubungi pihak Kepolisian Sektor Tugumulyo memberitahukan bahwa telah terjadi pencurian dengan kekerasan tersebut. Polisi yang mendapatkan informasi langsung melakukan pengejaran dengan dibantu warga.

“Jadi dari laporan itu, langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka, kebetulan tersangka masih bersembunyi di lokasi dan akhirnya pelaku berhasil diamankan berikut alat yang digunakan,” jelas kapolsek.

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, saat mengamankan tersangka tidak menemukan barang bukti pisau namun setelah dilakukan pencarian polisi akhirnya menemukan pisau yang digunakan tersangka untuk mengancam korban.

Saat di interogasi, tersangka mengakui perbuatannya tersebut dan saat ini tersangka masih dalam diproses pemeriksaan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu dari keterangan tersangka Lucky mengakui perbuatannya. Pemuda pengangguran yang baru keluar Agustus 2017 ini nekat melakukan kejahatan karena tidak memiliki uang

“Selain itu kami juga mengamankan barang bukti satu unit kamera merek Canon warna hitam, satu unit handphone merek Samsung J2 warna putih, satu buah tas sekolah warna abu-abu berisikan baju, celana dan uang Rp 150.000 dan apabila ditaksir kerugian seluruhnya lebih kurang Rp 11.000.000,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita