oleh

Rentan Alih Fungsi Lahan

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Area sawah di Kota Lubuklinggau ada 2.245 Hektare (Ha), jumlah ini dipastikan akan berkurang dalam kurun waktu dua tahun mendatang. Area sawah di Kota Lubuklinggau rentan beralih fungsi, karena semakin majunya pembangunan di kota ‘Sebiduk Semare’ ini.

Ada dua jenis sawah di Kota Lubuklinggau, yaitu sawah irigasi teknis 1.945 Ha, lokasi di Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, dan Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Ada juga sawah tadah hujan ada 300 Ha, lokasi di Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, dan Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

“Alih fungsi pasti terjadi, tapi kita terus berusaha agar ini tidak terjadi lagi. Karena sawah yang ada saja sudah sangat sedikit,” ungkap M Arifin, Kabid Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau.

Menurut M Arifin, ada beberapa titik dalam Kota Lubuklinggau yang sering terjadi alih fungsi lahan seperti di Kecamatan Lubuklinggau Timur, dan Kecamatan Lubuklinggau Barat.

“Lubuklinggau Barat dan Timur yang kerap marak pembangunan,” ungkap Arifin.

Menurut Arifin, kedepan akan dibuat payung hukum untuk meminimalisir terjadinya alih fungsi lahan. Jika ada alih fungsi lahan 1 Ha, maka wajib diganti 4 Ha sawah.

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani mengatakan Pemkot Lubuklinggau melalui Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau terus menyosialisasikan agar tidak terjadi pengalihan fungsi lahan.

“Jika perlu kita buatkan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Walikota (Perwal),” tegas Rahman Sani.(nia)

Rekomendasi Berita