oleh

Renaldi Diagnosis Ginjal Tapal Kuda, Selain Istrinya, Kakak Perempuannya Juga Siap Mendonorkan Ginjal

LINGGAUPOS.CO.ID– Renaldi anggota Polres Lubuklinggau yang mendapatkan donor ginjal dari istrinya, sama sekali tidak diduga mengalami sakit ginjal. Karena selama ini sehat, tiba-tiba Januari 2020 ia jatuh sakit.

“Mendadak sakit, yakni demam. Kami kira deman biasa, sudah diobati oleh dokter namun tidak sembuh. Kemudian dia mengigil, kemudian kulitnya pucat dan menguning, akhirnya dibawa RS Siloam diharuskan cuci darah, seminggu dua kali,” jelasnya kakak Renaldi, Asmamura atau yang biasa dipanggik Kopek As, Selasa (16/3/2021).

Setelah opneme di Lubuklinggau, kemudian dirujuk ke RS Siloam di Palembang hingga menjalani perawatan selama seminggu. “Juga kami bawa ke Malaka, Malaysia seminggu di rawat di sana,” ia menjelaskan.

Usai beberapa kali dirawat, Renaldi pun harus rutin cuci darah. “Awalnya seminggu dua kali, kemudian sampai seminggu tiga kali. Empat bulan terakhir kondisinya semakin parah, sehingga disarankan untuk transplantasi ginjal,” jelasnya.

Awalnya pihak keluarga, mencari pendonor ginjal, dan didapatkan. Namun prosesnya tidak mudah. Hingga keluarganya melakukan musyawarah, hingga diputuskan ada dua orang yang akan mendonorkan ginjal ke Renaldi.

“Diputuskan istri atau saya yang akan mendonorkan ginjal. Namun dalam pemeriksaan, yang cocok adalah istrinya,” jelasnya.

Kemudian sebulan sebelum operasi keduanya sudah diberangkatkan ke Jakarta. “Kalau kondisi Renaldi sudah membaik, namun ia harus menjalani perawatan di ICU selama sebulan. Sementara istrinya, Arianti Pratiwi, sudah boleh pulang, sekarang di rumah Jakarta,” ia mengatakan.

Ginjal Tapal Kuda

Sakit ginjal yang dialami Renaldi, seperti dikatakan Asmamura, adalah Ginjal Tapal Kuda, yani kedua ginjalnya menyatu sehingga mengalami gagal ginjal. “Kemungkinan saat masih di dalam kandungan dahulu penyebabnya, karena dia kembar, walaupun kembarannya meninggal dunia,” jelasnya.

Diakuinya, dahulu karena keluarganya tinggal di desa, maka tidak bisa dengan cepat mendiagnosa adanya kelainkan ginjal dari sang adik bungsu, yang kini memiliki empat orang anak, tiga diantaranya laki-laki.

Dikutip dari ahliginjal.com, ginjal tapal kuda adalah salah satu jenis penyakit yang paling umum dari fusi anomali ginjal, panyatuan kutub-kutub ginjal biasanya berada di bagian bawah, ginjal tapal kuda ini saling berhubungan antara istmus yang merupakan parenkim ginjal, atau bisa juga jaringan fibrous. Letaknya sendiri terdapat lebih rendah pada posisi yang normal dan untuk istmus itu sendiri letaknya berada setara dengan vertebra lumbal.

Ginjal tapal kuda juga disebut sebagai kelainan kongenital dan dapat menyerang 1 dari 400 orang, pada pasien yang mengalami kelainan ginjal ini pada pasien berfusi dan bentuknya menyerupai tapal kuda, itu lah alasan mengapa penyakit ini diberi nama ginjal tapal kuda. Ginjal tapal kuda biasanya ditemukan secara tidak sengaja ketika pasien sedang melakukan rontgen atau juga USG, Ginjal tapal kuda juga biasanya ditemui pada pasien yang memiliki sindrom turner atau kelainan trisomy.(*)

Rekomendasi Berita