oleh

Relawan Demokrasi Tidak Boleh Ikut Politik

MUSI RAWAS – Relawan Demokrasi merupakan bagian dari penyelenggara pemilu, maka mereka harus netral dalam melaksanakan tugasnya. Maka, bila ada yang tidak netral atau memihak ke salah satu peserta Pemilu, baik anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Mura, serta Pasangan Calon (Paslon) Presiden-Wakil Presiden akan langsung diberhentikan. Demikian disampaikan ketua KPU Kabupaten Musi Rawas (Mura), Anasta Tias, Selasa (29/1).

Menurut Anas, sapaan akrab dari Ketua KPU Kabupaten Mura tersebut, tugas dari 55 orang Relawan Demokrasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Sesuai dengan basis tugas masing-masing, yakni basis pemilih disabilitas, berkewajiban untuk sosialisasi ke kaum disabilitas, agar mereka menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019. Begitupun dengan basis pemilih pemula, bertujuan untuk sosialisasi ke para pemilih pemula atau yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya, agar mereka mau memilih.

Hal yang sama, berlaku untuk basis warganet, bertugas untuk sosialisasi di jejaring internet, dengan memposting informasi-informasi tentang kepemiluan, mulai dari surat suara, tata cara pencoblosan hingga tahapan yang sedang berlangsung. Begitupun untuk basis pemilih perempuan, mereka berkewajiban melakukan sosialisasi terhadap kaum perempuan, karena diduga masih banyak kaum perempuan yang belum mengetahui informasi tentang kepemiluan, basis perempuan bertugas melakukan sosialisasi tersebut. Termasuk, beberapa basis lain, semuanya bertugas melakukan sosialisasi secara berkesinambungan agar partisipasi masyarakat dapat meningkat dari sebelumnya.

“Tugas utama Relawan Demokrasi, mengajak calon pemilih, menggunakan hak suara mereka pada 17 April 2019, serta mengajak para pemilih tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menciderai Pemilu,” jelasnya.

Selain itu, Relawan Demokrasi juga bertugas sebagai duta hoaks, karena para Pelawan Demokrasi harus memberikan informasi tentang kepemiluan di basisnya masing-masing. Sehingga, dapat mencegah beredarnya informasi yang dapat mempengaruhi partisipasi pemilih di Pemilu 2019. Karena, secara nasional angka partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen. Tentu, KPU Kabupaten Mura harus mencapai target yang sudah ditetapkan tersebut.

Terpisah, Komisioner KPU Kota Lubuklinggau, Bambang Irawan juga meminta agar seluruh Relawan Demokrasi menjaga netralitasnya di Pemilu. Bahkan, pihaknya akan selalu melakukan pemantauan terhadap mereka. Jadi, bila ditemukan ada yang tidak netral akan diberhentikan sebagai Relawan Demokrasi.

“Relawan Demokrasi, tidak boleh terlibat dalam kepentingan politik. Jadi, kalau ada yang coba-coba sosialisasi dan mengarahkan basisnya untuk memilih salah satu peserta Pemilu, akan langsung diberhentikan,” jelasnya. (aku)

Rekomendasi Berita