oleh

Rela Sewa Laptop

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Demi bisa menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri, SMAN Rupit rela menyewa sampai meminjam laptop peserta didik.

“Iya saya ajak komite dan orang tua rapat. Mereka sangat mendukung UNBK ini. Akhirnya diambil keputusan ada sistem sewa dan pinjam laptop anak. Alhamdulillah simulasi sudah dilaksanakan,” jelas Kepala SMAN Rupit, Suprihartini, kepada Linggau Pos, Minggu (18/2).

Suprihartini mengatakan, ada 341 siswa kelas XII SMAN Rupit yang ikut UNBK tahun ini. Ditambah 10 orang lagi dari SMA IT Jannatul, Firdaus.

“Target kami anak-anak tidak gagap teknologi. Karena kalaupun mereka setelah lulus SMA mau kerja, sudah bisa mengoperasikan komputer dengan mahir. Disamping itu, UNBK memang dampak positif ke penguatan sikap kepercayadirian anak. Saya yakin dari sisi itu,” terang Suprihartini lagi.

Hal sama juga dilakukan SMK Negeri Tugumulyo. Kepala SMKN Tugumulyo, Robianto menerangkan selain sebagai sekolah yang secara mandiri menyelenggarakan UNBK. Sekolah yang terletak di Q1 Tambah Asri itu juga menjadi tempat siswa-siswi kelas IX SMPN O Mangunharjo untuk melaksanakan UNBK.

“Siswa-siswi kami maupun anak-anak dari SMPN O Mangun Harjo sudah simulasi UNBK. Selain ada komputer, kami juga menggunakan laptop,” jelasnya.

Tahun ini, lebih dari 300 peserta didik SMKN Tugumulyo dari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang akan UNBK.
Selain UNBK, mereka juga akan mengikuti rangkaian uji kompetensi.
Mulai 20 Maret 2018 ini kami adakan uji kompetensi (praktik). Lalu ada lagi 22-23 Maret 2018 Uji Kompetensi Kejuruan.

“UNBK-nya 2-5 April 2018. Setelah itu, masih ada USBN untuk 14 Mata Pelajaran. Pembuatan soalnya juga melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP),” imbuhnya.

*** Kompetensi Teruji, Siap Kerja

Selain fokus pada UNBK, SMKN Tugumulyo juga cukup konsisten tanggung jawab dengan alumninya.

“SMK ini kan targetnya siap kerja. Memang sampai kini belum ada perusahaan yang kerja sama dengan kami khusus soal perekrutan. Tapi ada dari JM Dept Store yang datang untuk menyosialisasikan perekrutan tenaga kerja. Dan kami harap perusahaan maupun badan usaha yang tertarik untuk merekrut alumni kami untuk segera membuat kerja sama. Sehingga kami juga bisa membantu penyerapan alumni kami ke dunia kerja,” jelas Kepala SMKN Tugumulyo, Robianto.

Selama ini, kata dia, melalui Praktik Kerja Industri (Prakerin) memang banyak pelaku usaha yang berniat ingin siswa-siswi SMKN Tugumulyo yang pernah Prakerin di tempat usahanya, mengabdi lagi.

“Namun belum ada kerja sama. Jadi istilahnya alumni kami tidak ada ikatan khusus. Tapi dari sisi kompetensi, kami jamin anak-anak kami mumpuni dibidangnya,” jelas Robianto lagi.(05)

Rekomendasi Berita