oleh

Rekonstruksi Pembunuhan Hj Kartini, Tersangka Mengaku Tidak Beraksi Sendiri

LINGGAUPOS.CO.ID Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Bengkulu, Kamis (6/2/2020) mengelar rekonstruksi perkara pidana pencurian disertai kekerasan dan atau pembunuhan berencana yang menewaskan Hj. Kartini di rumahnya.

Rekontruksi dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu rumah korban atau TKP di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur dan satu lokasi lagi di Polres Rejang Lebong. Rekontruksi yang memperagakan setidaknya 89 adekan atau gerakan tersebut dipimpin langsuang Panit Jatanras Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu Ipda Dwi Adi Putra.

Dalam rekonstruksi tersebut hadir langsung Kajari Rejang Lebong Conny Tonggo Masdelima, SH, MH diampingi Kasi Pidum Eriyanto, SH beserta JPU. Serta dari Polres pengamanan dipimpin langsung Kabag Opd AKP Margopo, SH dan Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma, SH, S.IK.

Rekontruksi yang menghadirkan langsung tersangka Ek, cukup menarik perhatian masyarakata. Bahkan sudah sejak pukul 09.00 WIB pagi ratusan masyarakat memadati lokasi rumah korban. Sedangkan pelaksanaan rekontruksi baru dimulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.20 WIB dan memperagakan setidaknya 60 lebih adegan dan sisanya dilanjutkan di lokasi Polres Rejang Lebong.

Dari adegan-adegan yang diperagakan, tersangka Ek tetap ngotot bahwa dirinya tidak sendirian menghabisi nyawa korban. Melainkan berdua bersama R yang tidak lain adik dari istri Ek alias adik ipar.

Bahkan yang memberikan ide untuk menghabisi nyawa korban beserta mengambil harta korban adalah R. Namun sayang informasinya R menolak ikut dalam rekonstruksi karena membantah semua keterangan Ek. Sehingga disiapkan peran pengganti dari Subdit Jatanras.

Peran R sang adik ipar sangat terlihat dari adegan 34 hingga adegan 37 dimana saat itu posisi tersangka akan mengulangi membenturkan wajah korban ke lantai. Sang adik ipar yaitu R disebutkan datang masuk melalui pintu samping yang hanya berjarak satu meter dari posisi tersangka menganiaya korban. Menurut Ek, saat itu R datang dengan sudah menghunus senjata tajam jenis cuter ditangan kirinya.

“Dia datang sudah bawa cuter pak di tangan kiri. Kemudian dia mendekati saya dan langsung menyayat leher bagian kiri korban pak dengan posisi saya masih memegang kepala korban. Bahkan saat itu sempat mengenai tangan saya hingga terluka. Setelah itu dia (R, red) pindah posisi ke sebelah kanan saya dan kembali menyayat leher korban menaggunakan tangan kanan pak,’’ terang Ek sembari melakukan peragaan kejadian tersebut.

Adegan dilanjutkan mulai dari peragaan tersangka melucuti perhiasan korban, mencuci tangan hingga mengambil kunci motor. Selanjutnya tersangka keluar rumah melalui pintu samping dan membawa pergi motor Honda Beat yang ada di rumah korban. Setelah adegan tersangka meninggalkan rumah, tersangka langsung kembali dimasukan ke dalam mobil tahanan dan digiring ke Polres Rejang Lebong untuk melanjutkan rekonstruksi.

Panit Jatanras Subdit Jatarnas Ditreskrimum Polda Bengkulu Ipda Dwi Adi Putra menjelaskan, bahwa dalam rekaontruksi memang tersangka tetap pada keterangan awalnya pada polisi. Bahwa aksi tersebut tidak dilakukan sendirian, melainkan bersama R. Hanya saja, mereka saat ini masih terus mendalami keterangan tersangka Ek.

“Kami masih melakukan pengembangan terhadap hasil rekontruksi hari ini dan bisa dilihat tadi bagaimana pengakuan tersangka Ek dalam menjalankan rekontruksi. Tapi yang jelas kita masih terus melakukan pengembangan penyidikan dari kasus ini. Termasuk soal uji lab darah maupun barang bukti lainnya, kita masih menunggu hasilnya,’’ ucap Dwi.

Terpisah, Kajari Rejang Lebong Conny Tonggo Masdelima, Sh, MH mengungkapkan, mereka belum bisa banyak menyampaikan komentar. Namun rekaontruksi yang sudah dilaksanakan tetap akan menjadi pertimbangan mereka nantinya dalam memeriksa berkas perkara dari tersangka Ek.

“Ya ini tinggal pihak kepolisian nantinya melakukan pengembangan. Karena jelas tersangka tadi mengaku tidak beraksi sendiri,’’ singkat Conny.(*)

Artikel ini sudah tayang di harianrakyatbengkulu.com dengan judul “Rekonstruksi Pembunuhan Hj Kartini, Tersangka Peragakan 89 Adegan”.

Rekomendasi Berita