oleh

REI dan BTN Wawancara Massal Untuk KPR

REAL Estate Indonesia (REI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Kota Lubuklinggau mengadakan wawancara massal untuk Kredit Perumahan Rakyat (KPR) subsidi pemerintah pusat.

Wawancara massal ini diikuti 200 peserta, berlangsung dua hari 22 Juni hingga 23 Juni 2018 di Auditorium Hotel Hakmaz Taba Syariah, di Jalan Yos Sudarso Nomor 28, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Jumat (22/6).

Ketua REI Cabang Kota Lubuklinggau, M Taufik Gatmir melalui Sekretaris Komisariat REI, Mazroil mengatakan bahwa REI adalah persatuan perusahaan pengembang perumahan yang melaksanakan wawancara ini, dengan tujuan untuk meningkatkan peran serta para pengembang mencapai target Kredit Perumahan Rakyat (KPR) subsidi Pemerintah Pusat melalui BTN.

“Agar masyarakat Kota Lubuklinggau dan sekitarnya bisa mendapatkan rumah layak huni yang menjadi program pemerintah pusat,” ucap Mazroil.

Sedangkan, Mortgage dan Consumer loan unit head BTN Kantor Cabang (KC) Palembang, Sabki menambahkan target nasional BTN 225.000 unit, terdiri dari 12.500 target unit BTN KC Palembang dan 1.500 unit BTN KCP Kota Lubuklinggau. Rumah bersubsidi ini hanya tersedia satu tipe yaitu tipe 36.

“BTN adalah bank terpercaya untuk kredit perumahan baik komersil yaitu harga rumah diatas Rp 130 maupun rumah subsidi maksimal Rp 130 juta,” jelasnya.

Pimpinan BTN KCP Lubuklinggau, Perdin S Sinaga berharap semoga masyarakat bisa memiliki rumah dengan program KPR subsidi pemerintah pusat.

“Uang muka 5 persen dari harga jual rumah ditambah subsidi dari pemerintah pusat Rp 4 juta, suku bunga kredit 5 persen per tahun,” Perdin menyebutkan, syarat untuk membeli rumah KPR bersubsidi yakni masyarakat yang berpenghasilan maksimal Rp 4 juta per bulan.

Acara ini juga dihadiri developer. Diantaranya PT Mandiri Jaya Group, PT Maju Jang Jaya, PT Bukit Juvi Permata, PT Mega Paras, PT Griya Tunas Mandiri, PT Bersama Jaya Konstruksi, PT Silampari, dan PT Gold Proverti Perdana.(AE03)

Rekomendasi Berita