oleh

Rebut Medali Perak Wushu Porprov 2017

LINGGAU POS ONLINE, PALEMBANG – Atlet Wushu asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rahmisari berhasil menyabet medali Perak. Prestasi yang sangat membanggakan sekali untuk masyarakat ‘Sebimbing Sekundang’.

Gadis cantik berkulit putih berusia 17 tahun ini, memang luar biasa. Di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI tahun 2017 di Palembang, membanggakan dengan raihan medalinya. Ucapan syukur dihaturkannya, dan juga untuk kontingen Kabupaten OKU. Mendulang perak dengan menyisihkan atlet Wushu dari daerah lain.

“Alhamdulillah, saya bisa membawa nama Kabupaten OKU hingga mendapatkan medali Perak. Saya persembahkan medali Perak ini untuk orang tua saya, keluarga saya di Kemelak, tempat tinggal saya. Semua ini berkat doa dan usaha serta latihan yang keras hingga membuat saya berhasil mendapatkan medali ini,” ungkap Mimi, sapaan karib siswi SMA Negeri 4 Baturaja, dihubungi via ponsel, Selasa (21/11).

Mimi yang ternyata kembar dengan Rahma, juga atlet silat Kabupaten OKU, mengaku sebelum ikut Porprov di Palembang, diuji tanding di tingkat Kabupaten OKU. Perjuangannya sangat berat, karena mesti bersaing dengan atlet lokal.

“Setelah seleksi saya bersama atlet Wushu lainnya diikutsertakan Porprov tahun 2017, dan sebelum ke Pelembang kami digembleng oleh pelatih dengan berlatih setiap harinya,” ungkap Mimi yang berulang tahun setiap 6 November ini, dengan suara renyah terdengar di seberang sana.

Pemilik tinggi 155 Kg dengan berat 50 Kg sebelum mendapat medali mesti melawan atlet Wushu dari Muba, OKI, OI, Muara Enim, Palembang, Pagar Alam, dan terakhir Empat Lawang. Peserta cabang Wushu yang diikuti Rahmi ini mesti atlet berusia dibawah 21 tahun.

Soal pribadinya, anak ketiga buah hati pasangan Rudi Hartono dan Atikah ini ternyata kembar identik. Kakaknya, Rahma yang satu sekolah juga merupakan seorang atlet silat. Beda cabang olahraga tak membuat mereka bertengkar, tapi sebaliknya saling memberikan dukungan.

“Itulah enaknya kembar, saling memberikan support he…he,” sebutnya terkekeh senang.

Sebelumnya, kata Rahmi, dia juga menggeluti silat. Tapi akhirnya memilih Wushu.

“Saya suka dengan Wushu karena lebih menantang, dan lebih gereget jika bertanding,” ucap Mimi memberikan alasan.

Kemenangan ini, kata dia, tak akan membuat dirinya sombong. Ia bertekad memberikan yang terbaik untuk daerah kelahirannya, dan mengharumkan nama sampai ke level nasional. Selamat ya Mimi. (01)

Komentar

Rekomendasi Berita