oleh

Razia Lapas Narkotika Muara Beliti, Petugas Dapatkan Barang Selundupan dari Luar

LINGGAUPOS.CO.ID – Secara mendadak Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti melakukan sidak atau razia ke 42 kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/4/2021), mulai pukul 07.00 wib.

Razia gabungan itu melibatkan 75 orang petugas lapas, 20 orang onggota Satres Narkoba Polres Musi Rawas, 15 personil Brimob Polda Sumsel, 7 anggota Kodim 0506/MLM, dan 8 orang dari BNNK Musi Rawas.

Hasil penggeledahan blok kamar tersebut petugas menyita 10 unit hanphone, 8 unit kipas angin kecil, 8 unit kabel terminal, 15 buat sendok stanlis, 5 buah casan hanphone, 15 buah korek api, serta beberapa barang terlarang lainnya. Barang-barang terlarang tersebut diduga merupakan barang seludupan dari luar lapas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Rudik Erminanto mengatakan tujuan kegiatan penggeledahan kamar ini untuk ketertiban warga lapas itu sendiri. “Jangan sampai menyimpan barang-barang berbahaya,” katanya.

Misalnya kabal-kabal cas yang dibuat, colokan itu berbahaya bisa menyebabkan kebakaran. Begitu juga alat stanlis seperti sendok, dan benda tajam lainnya.

“Kemudian razia ini juga sebagai bentuk upaya lapas untuk mencegah adanya penyeludupan narkoba. Ikut membantu upaya pemutusan rantai pengedaran gelap narkoba,” kata Rudik.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Efrannedy SIK MAP melalui Kasat Resnarkoba AKP Denhar menyampaikan terima kasih telah dilibatkan dalam sidak rutin warga binaan. Menurutnya kegiatan sidak lapas ini sangat positif, sebab narkoba ini peredarnnya berbagai cara.

“Sehingga Lapas juga perlu juga dilakukan kegiatan sidak secara rutin. Kami siap jika dilibatkan,” katanya.

Bisa dibayangkan barang yang besar seperti hanphone, kipas angin bisa masuk. Bukan tidak mungkin narkotika bisa juga diseludupkan masuk lapas.

Sehingga  Kasdim 0406/MLM, Mayor Czi Ayub menilai sidak lapas sangat positif, bisa dikatakan penting. Dia juga berterima kasih telah dilibatkan dalam kegiatan razia di lapas.

“Seyoganya kita bersinergi untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas. Kegiatan ini sangat baik yang bisa dilakukan kapan saja tanpa pemberitahuan, sehingga kita bisa mendapatkan yang maksimal sesuai diharapkan. Kami siap mendukung dan bersinergi melakukannya,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi Berita