oleh

Rawan Gempa, Pelajar Diajari Tangguh

LINGGAU POS ONLINE– Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong me-launching kegiatan Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB) tahun 2019. Kegiatan ini diadakan di MAN Rejang Lebong, Rabu (28/8).

Kepala BPBD Rejang Lebong, Basuki melalui Kabid Kesiapsiagaan Bencana, Andi Purwanto menjelaskan launching SMAB akan menyasar ke lima sekolah. Diantaranya, SMAN 2 Kabupaten Rejang Lebong, SMPN 3 Kabupaten Rejang Lebong, SMPN 8 Kabupaten Rejang Lebong dan MIN Dusun Curup.

Dipaparkan, kegiatan SMAB ini memberikan dan memberi ilmu pada anak-anak sekolah jika terjadi bencana di Rejang Lebong. Seperti pembuatan peta sekolah, jalur evakuasi, kemudian pertolongan pertama kemudian juga kita lakukan Gladi dan simulasi.

Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak tangguh terhadap bencana dan mengetahui tanda-tanda bencana, mengetahui kalau ada bencana dan apa yang harus dilakukan. Sebab, sambungnya, Rejang Lebong salah satu daerah rawan bencana, baik bencana longsor, banjir maupun gempa.

“Yang kita khawatirkan kalau ada gempa dan anak-anak berada di sekolah yang bertingkat,” katanya.

Kemudian, sambungnya daerah rawan longsor.

“Kan ada sekolah yang berada di dekat jurang, jika terjadi longsor bagaimana yang harus dilakukan, intinya kita berikan bekal kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan adanya bencana,” tambah Andi. (*)

Laporan : Syamsul Ma’arif

Komentar

Rekomendasi Berita