oleh

Ratusan TKS Muratara Terima SK

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Bupati Muratara, H Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah (Sekda), H Abdullah Maktjik menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 166 Tenaga Kerja Sukarela (TKS), Selasa (6/2).

Kepala Bagian (Kabag) Organisasi dan Tatalaksana (Ortala) Sekretariat Daerah Kabupaten Muratara, H Suryadi mengungkapkan, TKS yang menerima SK ini dinilai bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Mereka juga dinilai disiplin.

“SK tersebut merupakan hasil evaluasi dari kinerja para TKS yang diperpanjang setiap tahunnya,” kata Suryadi, kemarin.

Ratusan TKS tersebut tersebar di delapan bagian Setda Kabupaten Muratara. Yaitu, Bagian Ortala ada sembilan TKS, Bagian Kesra sebanyak 17 TKS, Bagian Hukum sebanyak 17 TKS, Bagian Ekonomi dan Pembangunan sebanyak 27 TKS, Bagian Humas 17 TKS, Bagian Tata Pemerintahan 18 TKS, Bagian Keuangan 16 TKS serta Bagian umum dan Perlengkapan  45 TKS.

“Sesuai evaluasi dan kebijakan dari masing-masing bagian, jumlah TKS tahun 2018 ini berkurang dibandingkan tahun  2017 lalu. Karena tahun lalu ada 186 TKS.  Pengurangan tersebut sesuai dengan surat perjanjian kerja dan surat pernyataan masing-masing TKS dalam hal kedisiplinan berupa kehadiran setiap hari, di mana rata-rata tidak mencapai 50 %,” ungkapnya.

Tetapi, lanjut Suryadi, ada juga yang pindah ke dinas maupun mengundurkan diri.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, dalam melakukan evaluasi pihaknya mendata pada saat apel pagi dan sore yang direkap baik secara harian, mingguan maupun bulanan.

Selanjutnya, hasil rekapan tersebut disampaikan ke Kabag masing-masing yang diketahui oleh Sekda dan Asisten III. Untuk bahan Kabag masing-masing mengambil kebijakan.

“Kabag yang menilai, apakah masih layak untuk diperpanjang SK-nya atau tidak. Sebelumnya setiap Kabag sudah menjalankan aturan dan mekanisme yang ada seperti pembinaan berupa teguran lisan, tertulis atau SP,”sebutnya.

Dalam hal peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para TKS, pihaknya merencanakan adanya pelatihan. Mengingat latar belakang TKS kebanyakan tamatan SMA sederajat.

“Kedepan, akan dilaksanakan pelatihan seperti pelatihan komputer. Mungkin pada anggaran perubahan mendatang, sekarang juga kita mengirim TKS untuk belajar program komputer di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” imbuhnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita